Home / WordPress / Cara Membuat Pagination Postingan Blog WordPress Tanpa Plugin

Cara Membuat Pagination Postingan Blog WordPress Tanpa Plugin

Cara Membuat Pagination Postingan – Terkadang kita terpaksa harus membuat postingan blog yang panjang lebar agar maksud serta tujuan admin tersampaikan dengan baik kepada pembaca. Namun hal ini bukan berarti artikel yang dipaksakan agar menjadi panjang lebar yang seharusnya dibuat ringkaspun bisa. Karena tentu saja artikel tersebut akan membingungkan pembaca yang akhirnya pengunjung tidak mau menyelesaikan membacanya atau mereka tidak bisa memahami artikel dengan baik.

Baca Juga : Cara Membuat Pagination Komentar Di WordPress

Biasanya postingan harus dibuat panjang lebar adalah pembahasan tentang materi tutorial. Dimana penulis harus menyisipkan gambar didalamnya agar pembahasan lebih mudah dimengerti oleh pembaca.

Sebaiknya postingan yang panjang lebar kita buat menjadi beberapa halaman. Apalagi jika didalam postingan banyak dilampirkan gambar-gambar. Tentunya hal ini akan memperlambat akses halaman blog.

Untuk membuat postingan panjang lebar supaya menjadi beberapa halaman istilah lainnya adalah page break atau pagination. Hal ini sama persis seperti tampilan beranda (homepage) blog yang membagi beberapa artikel menjadi beberapa halaman, itupun jika diaktifkan paginationnya.

cara-membuat-pagination-postingan-blog-wordpress-tanpa-plugin-0

Selain akan menambah kinerja kecepatan blog jika kita membuat postingan menjadi beberapa halaman akan menambah tampilan halaman postingan menjadi lebih menarik. Dan yang paling penting adalah akan menambah jumlah pageview halaman serta akan menurunkan tingkat prosentase bounce rate blog.

Maka dari itu karena banyaknya keuntungan yang akan kita dapatkan, sebaiknya artikel panjang lebar kita setting saja menjadi beberapa halaman (Pagination Postingan).

Berikut Cara Membuat Pagination Postingan Di WordPress Tanpa Plugin

Untuk membuat pagination postingan di WordPress tidak perlu menggunakan plugin. Karena umumnya pagination ini tinggal mengaktifkan saja dengan menambahkan kode tertentu.

Bukan hanya postingan saja yang bisa dibuat pagination, kita bisa juga membuat pagination komentar, pagination homepage, dan sebagainya. Semua itu bisa kita buat tanpa plugin.

Jika masih bingung seperti bagaimana pagination postingan, silakan Anda lihat pada artikel ini. Selain itu Anda bisa lihat homepage / beranda blog info-menarik.

Tidak banyak kode yang harus Anda terapkan di WordPress jika ingin membuat pagination postingan. Anda cukup menambahkan kode dibawah pada bagian artikel yang ingin di splite atau dibagi.

<!--nextpage-->

Kode diatas harus Anda sisipkan di Rich Text Editor (tempat menulis artikel) pada mode Teks/HTML bukan Visual.

Jika hasilnya tidak ada reaksi sesuai dengan yang diharapkan, itu berarti template yang digunakan belum mendukung pagination. Solusinya Anda sisipkan kode dibawah kedalam file single.php. Tempatkan kode tersebut dibawah/sesudah <?php the_content(); ?>.

<div class="pagination"><?php wp_link_pages('Pages : ', '', 'number'); ?></div>

Silakan lihat hasilnya! Saya yakin sekarang postingan Anda sudah dibagi menjadi beberapa halaman. Untuk jumlah halamannya itu tergantung dengan jumlah penempatan kode page break diatas. Sebaiknya artikel dibuat satu halaman atau dibagi minimal sebanyak 500 kata. Artinya jika artikel yang Anda tulis sebanyak 2.000 kata berarti Anda bisa membuat pagination postingan menjadi 4 halaman.

Tentu jika template yang Anda gunakan tidak ada settingan untuk pagination maka tampilan page break tersebut kurang menarik. Secara default tampilan pagination adalah link angka biasa saja.

Agar tampilan pagination postingan lebih keren lagi kita beri polesan-polesan CSS didalamnya. Contohnya pagination kita beri warna background, box shadow, hover, dan sebainya.

Kode CSS yang saya gunakan di blog info-menarik adalah seperti berikut :

/*-[ Pagination Postingan]------------------*/
.pagination {
 clear: both;
 overflow: hidden;
 float: left;
 width: 100%;
 margin-top: 5px;
 text-align: center;
 margin-bottom: 10px;
}
.single .pagination {
 border: 0;
 box-shadow: none;
 -moz-box-shadow: none;
 -webkit-box-shadow: none;
 margin-top: 0;
 padding: 2.2% 0;
 width: 100%;
}
.pagination ul {
 list-style: none;
 margin: 0;
 display: inline-block;
}
.pagination ul li {
 float: left;
 margin-bottom: 5px;
}
.pagination a:hover {
 color: #fff;
 margin: 0 5px 0 0;
 display: inline-block;
 float: left;
 line-height: 1;
 text-decoration: none;
 padding: 10px 13px;
 background: #2a2a2a;
 margin-bottom: 10px;
}
.single .pagination a {
 padding: 0;
 background: transparent;
 color: #FFF;
 margin-right: 0;
 margin-bottom: 0;
}
.single .pagination a:hover { color: #fff }
.pagination a {
 background: #287FA3;
 margin: 0 5px 0 0;
 display: inline-block;
 float: left;
 line-height: 1;
 text-decoration: none;
 color: #fff;
 padding: 10px 13px;
 -webkit-transition: all 0.25s linear;
 -moz-transition: all 0.25s linear;
 transition: all 0.25s linear;
 margin-bottom: 10px;
}
.pagination ul li:last-child a { margin-right: 0 }
.pagination a:hover { color: #fff }
.pagination .nav-previous { float: left }
.pagination .nav-next { float: right }
.pagination .nav-previous a, .pagination .nav-next a { color: #fff!important }
.pagination .nav-previous a:hover, .pagination .nav-next a:hover { background-color: #222 }

Seperti biasa jika kode CSS Anda tempatkan didalam file style.css template yang digunakan. Atau bisa juga jika Anda ingin menghemat script karena pagination ini hanya dipasang pada beberapa artikel saja, maka Anda bisa menyisipkan kode CSS tersebut didalam Custom Per Post.

Jika desain kode CSS diatas kurang cocok dengan selera atau tidak sesuai dengan desain template blog Anda, silakan Anda rubah lagi.

Pagination yang kita pasang didalam postingan akan menimbulkan duplikat konten di Google Webmaster Tool. Solusi terbaiknya adalah Anda harus menyisipkan kode berikut didalam file robots.txt.

User-agent: Googlebot
Disallow: /*/2*
Disallow: /*/3*
Disallow: /*/4*
Disallow: /*/5*

Kode diatas saya setting hanya sampai 5 halaman saja. Jika seandainya page break yang Anda buat didalam postingan lebih dari 5 halaman, silakan Anda tinggal menambahkan Disallow: /*/6*, Disallow: /*/7*, dan seterusnya.

Baca Juga : Cara Membuat Robots.txt Di WordPress Dengan Mudah

Mungkin hanya itu saja tulisan tentang bagaimana Cara Membuat Pagination Postingan tanpa plugin khusus untuk blog CMS WordPress. Semoga artikel ini ada manfaatnya. Sampai bertemu lagi di artikel selanjutnya.

About InfoMenarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang Seputar EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

4 comments

  1. siang gan..

    makasih banyak tutorialnya, saya praktekan berhasil untuk website saya grosirtepunggasol.com.

    makasih juga sampai memberikan info supaya tidak terduplikasi pada webmaster..tidak terpikirkan oleh saya,,

  2. permisi, saya mencoba link yang ada diatas sana, tapi tampilan pada wordpress saya terbagi menajdi beberapa halaman saat 2000 kata. bagaimana mengantinya dengan 200 kata saja? agar wordpress saya terlihat lebih rapi lagi. bagiaman cara mengubah jumlah katanya agar terbagi menjadi beberapa halama saat mencapai 2oo kata? tolo dijawab. terimakasih

    • Tidak ada yang otomatis dan itu harus dilakukan secara manual saja. Kita hitung jumlah kata pada postingan dan jika sudah mencapai jumlah kata maksimum kemudian buatlah paginationnya. Untuk mengetahui jumlah kata bisa menggunakan Office Word atau pada Visual Editor WordPress juga ada.

  3. di website gua pagination nya udah ada tapi standart banget …..cara editnya gimana yah??? terima kasih atas infonya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *