Home / Teknologi / Cara Mudah Untuk Mempercepat Proses Propagasi Domain Tanpa Software

Cara Mudah Untuk Mempercepat Proses Propagasi Domain Tanpa Software

Cara Mempercepat Propagasi Domain – Proses propagasi domain memang lumayan lama, sekitar 1×24 jam. Bahkan untuk domain yang sudah berumur bisa mencapai 2×24 jam hingga 72 jam. Artinya kalau sampai 72 jam itu adalah 3 hari 3 malam, wow! Apakah ada cara khusus untuk mempercepat masa propagasi domain? Karena bukan waktu yang sebentar jika harus mencapai titik maksimal 3 hari 3 malam.

Baca Juga : Cara Pindah Domain Agar Trafik Blog Tidak Turun Atau Tetap Stabil (Redirect 301)

Propagasi domain akan dialami oleh setiap blogger jika sebelumnya Anda telah melakukan beberapa setting domain seperti mengganti domain atau pindah hosting. Proses propagasi domain sendiri adalah penggabungan Domain Name Server (DNS) antara domain dengan hosting yang dibaca melalu IP Address. Propagasi domain merupakan kegiatan pengenalan IP baru kepada seluruh server di dunia.

Salah satu diantaranya ada beberapa layanan yang menawarkan jasa agar proses propagasi domain ini tidak menghabiskan waktu yang lama. Namun pada intinya proses propagasi domian tidak akan terselesaikan dalam waktu sebentar. Minimal masa propagasi ini bisa menghabiskan waktu 6 jam kecuali jika domain Anda tergolong baru. Domain baru bisa menghabiskan masa propagasi hanya sekitar 2 jam saja.

Cara Mempercepat Proses Propagasi Domain

Bagi Anda yang tidak suka menunggu dengan proses propagasi domain sebetulnya bisa kita akali sendiri agar waktu propagasi ini tidak terlalu lama. Anda tidak perlu meminta bantuan kepada tim support sewa domain atau hosting. Dengan catatan hal ini domain hanya akan bisa diakses oleh Anda sendiri saja.

Karena intinya proses propagasi itu adalah kegiatan pengenalan IP Address baru ke server di dunia, maka bisa kita akali sedikit dengan menyimpan IP Address baru di localhost komputer.

Baca Juga : Cara Mengetahui EPP Code Untuk Keperluan Transfer Domain

Syarat utamanya adalah Anda harus tahu dulu berapa IP Address baru yang digunakan. Anda bisa mengeceknya melalui halaman cPanel > Server Information.

Jika Anda tidak mau ribet login ke cPanel, untuk sekedar cek IP Address bisa menggunakan layanan online atau dengan mengakses Who is Hosting This. Silakan di layanan online tersebut Anda masukkan domain dan klik Search.

Jika IP Address sudah diketahui kini saatnya menyimpan IP tersebut ke localhost komputer yang kita gunakan.

Silakan copykan C:\Windows\System32\drivers\etc pada Address bar Windows Explorer. Kemudian klik ganda (double klik) pada file hosts.

Gunakan Notepad untuk membuka file ini. Kemudian Anda ketik atau sisipkan IP Address yang telah Anda dapatkan tadi berikut domain tepat dibawah localhost (paling bawah). Contoh IP Address dan domain saya adalah 156.67.215.123 info-menarik.net.

Kemudian Anda Save file hosts tersebut. Jika Windows menolak untuk menyimpan file hosts ditempat semula, maka silakan untuk sementara Anda simpan file hosts di Dokumen. Setelah itu Anda pindahkan file hosts baru yang di Dokumen ke C:\Windows\System32\drivers\etc atau ketempat seharusnya berada. Dengan begitu sekarang file hosts menjadi dua tapi beda ekstensi, 1 ekstensi .txt dan 1 lagi ekstensi .file.

Anda hapus saja file hosts lama atau ekstensi .file (paling atas) dan sebagai gantinya adalah file host ekstensi .txt. Dengan file hosts ekstensi .txt maka file ini tidak akan berfungsi sebagai mana fungsinya. Anda meski mengubah dulu tipe filenya.

Untuk mengubah tipe file, silakan Anda hilangkan dulu penyembunyian ekstensi file dari Organize > Folder and search options.

Kemudian klik tab View lalu hilangkan centang/cheklist pada Hide extensions for known file types. Klik Ok jika sudah selesai.

Sekarang Anda sudah bisa melihat ekstensi file yang awalnya tersembunyi. Anda hapus ekstensi .txt saja pada file hosts dengan cara merenamenya. Dengan begitu jika ekstensi .txt sudah dihapus maka Typenya menjadi file.

Selesai dan saatnya untuk mencoba apakah domain sudah bisa diakses atau belum. Silakan refresh dan bersihkan dulu cache browser Anda dan tekan F5 pada keyboard untuk refresh serta memuat ulang halaman domain.

Baca Juga : Panduan Lengkap Gambar Cara Parking Domain (Domain Aliases) Di cPanel Hosting

Seharusnya sekarang Anda sudah bisa mengakses domain yang sedang dalam tahap propagasi.

Bagaimana mudah bukan? Jika gagal saya yakin langkah-langkah diatas ada yang keliru. Maka daripada itu silakan Anda pelajari dulu.

Ok mungkin hanya itu saja artikel Cara Mempercepat Proses Propagasi Domain tanpa harus menunggu lama. Semoga artikel ini ada manfaatnya dan sampai bertemu lagi di artikel keren dan menarik lainnya. Salam sukses selalu …

About Info Menarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang seputar Android, EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.