Home / Kesehatan / Penyebab Kaki Bengkak Pada Ibu Hamil Tua Lengkap Dengan Cara Mengatasinya

Penyebab Kaki Bengkak Pada Ibu Hamil Tua Lengkap Dengan Cara Mengatasinya

Penyebab Kaki Bengkak Pada Ibu Hamil Tua – Sudah sewajarnya bagi ibu yang hamil akan menjumpai berbagai permasalahan dan keluhan mulai dari mual, rasa nyeri pinggang, sampai perubahan pada organ-organ fisiknya. Kaki yang bengkak juga merupakan salah satu masalah wajar  yang dialami kurang lebih 75% oleh ibu hamil, terutama ibu hamil yang usia kandungannya sudah di atas 6 bulan.

Baca Juga : Siapa Sangka Ternyata Makanan-Makanan Ini Berbahaya Untuk Ibu Hamil

Sebagai seorang ibu hamil, Anda harus bisa membedakan mana pembengkakan yang normal dan tidak. Selama kaki yang bengkak tersebut tidak berlebihan dan tidak menimbulkan gejala nyeri, panas ataupun sampai otot kaki keluar, maka pembengkakan tersebut masih dalam batas normal.

Konsultasikan kepada dokter saat mulai timbul gejala-gejala bengkak yang tidak wajar. Karena jika terjadi pembengkakan yang tidak wajar akan bisa berpengaruh kepada kehamilan Anda. Nah, untuk mengurangi kekhawatiran Anda, berikut ini saya akan memaparkan beberapa penyebab umum yang menjadi penyebab kaki bengkak pada ibu hamil tua.

Penyebab Kaki Bengkak pada Ibu Hamil Tua

1. Bertambahnya beban yang ditopang oleh kaki

Pastinya ibu yang hamil semakin bertambahnya usia kandungan juga akan diikuti bertambahnya berat badan secara alamiah. Janin di dalam kandungan yang terus tumbuh dan berkembang mengakibatkan ibu hamil memproduksi darah 50% lebih banyak darah. Jadi, tidak bisa dipungkiri jika salah satu penyebab kaki bengkak pada ibu hamil tua karena kaki harus menopang beban yang semakin berat di atasnya.

Cara mudah untuk menanganinya, jangan terlalu lama beraktivitas dengan berdiri. Otot-otot kaki yang  menumpu sangat kuat terutama pada tumit tanpa pergerakan ditambah pengaruh gravitasi bumi mengakibatkan pembengkakan semakin parah.

2. Tertimbunnya cairan di dalam kaki

Terdapat dua hormon, yaitu hormon kortisol dan hormon aldosteron yang dikeluarkan oleh ibu hamil di dalam tubuh. Kedua hormon tersebut menahan cairan di dalam tubuh ibu hamil yang terus bertambah seiring tumbuh kembangnya janin. Awalnya cairan yang tertahan di dalam tubuh tadi memenuhi pembuluh darah, tapi bisa merembes ke jaringan-jaringan yang ada di sekitarnya dikarenakan proses yang berlangsung lama yaitu sampai akhir kehamilan. Hal ini yang menyebabkan pembengkakan pada organ-organ fisik ibu hamil termasuk pada kaki. Dalam dunia medis, pembengkakan kaki yang wajar seperti ini biasa disebut dengan edema fisiologis.

Untuk mengurangi bengkak pada kaki, gunakan alas kaki yang cukup longgar. Alas kaki yang terlalu mengikat dan menekan kaki akan menyebabkan perembesan cairan lebih besar. Akibatnya pembengkakan juga semakin parah. Perbanyak minum air putih untuk melancarkan cairan yang telah tertimbun di dalam kaki. Hindari mengkonsumsi garam berlebihan. Karena garam bisa menyebabkan cairan mudah tertimbun, sehingga pembengkakan akan semakin parah. Hindari juga mengkonsumsi kafein. Karena kafein bisa menyebabkan cairan mudah tertimbun lebih banyak di bagian kaki. Selain itu kinerja tubuh yang seharusnya menyeimbangkan cairan terutama pada kaki akan terhambat.

3. Kurangnya aktivitas gerak

Lanjutan dari dua penyebab kaki bengkak pada ibu hamil tua tadi, bisa mempengaruhi mindset  hamil untuk malas melakukan aktivitas. Ditambah lagi kalau berat badan sudah semakin menjadi-jadi. Biasanya hanya ingin tiduran sambil nonton televisi, atau sekedar bermain smartphone.

Sebenarnya darah yang ada di bagian bawah tubuh ibu hamil sangat membutuhkan pergerakan aktif dari otot-otot kaki untuk memompa darah agar sampai ke bagian tubuh bagian atas. Tapi sayangnya banyak yang kurang memperhatikan hal tersebut. Sehingga pembengkakan pada kaki pun semakin membesar.

Oleh karenanya, sekarang banyak sekali program-program gerak untuk ibu hamil, salah satunya senam ibu hamil. Senam ini sangat baik apalagi dilakukan oleh ibu hamil tua. Atau bisa melakukan olahraga sendiri, asalkan olahraga yang tidak berat.

4. Kurang lancarnya aliran darah

Dari ketiga penyebab kaki bengkak pada ibu hamil tua di atas, dapat berlanjut pada kurang lancarnya aliran darah. Dimana ibu hamil yang semakin bertambah berat badan dan cairan yang ada dalam tubuhnya disertai kurangnya beraktivitas gerak selanjutnya akan menyebabkan terhambatnya aliran darah balik ke jantung. Ukuran rahim yang semakin membesar juga bisa mempengaruhi karena akan menekan dan menghambat aliran darah ke kaki. Karena aliran darah atas-bawah terganggu maka kaki akan mpembengkakan.

Agar tidak semakin membengkak, atur posisi tidur Anda dengan lebih meninggikan posisi kaki daripada badan atau sesekali Anda bisa mencoba mengangkat kaki Anda dengan disandarkan pada tembok dalam posisi tidur. Cara lain saat posisi tidur, Anda bisa tidur dalam keadaan posisi miring. Hal ini juga akan memperlancar aliran darah ari kaki menuju ginjal.

Cara Mengatasi Kaki Bengkak Pada Ibu Hamil Tua

Ketahuilah bahwa kaki bengkak pada ibu hamil tua itu bukan semata-mata karena timbul penyakit preeclampsia. Selanjutnya Anda bisa mencoba beberapa cara yang akan saya paparkan di bawah yaitu untuk mengatasi kaki bengkak pada ibu hamil tua. Meskipun langkah ini tidak menjamin 100% namun setidaknya dapat mengurangi sehingga Anda tidak jatuh ke derajat yang parah.

1. Makan makanan dengan seimbang

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk mencegah kaki bengkak saat hamil adalah dengan makan makanan yang seimbang. Silakan makan secukupnya yang terdiri dari protein, karbohidrat, serat, lemak, vitamin serta mineral yang cukup. Makan yang cukup disini bukan berarti Anda harus makan secara berlebihan. Anda juga harus selalu mengontrol berat badan agar ketika hamil tidak terlalu drastis.

2. Selada air, seledri, macam-macam jeruk dan apel

Jenis makanan yang saya sebutkan diatas adalah makanan yang dapat membantu untuk mengatasi kaki bengkak pada ibu hamil. Silakan Anda konsumsi karena jenis makanan ini mempunyai fungsi untuk membuang cairan berlebih. Makanan ini termasuk bahan alami sehingga tidak akan membahayakan tubuh Anda saat hamil.

3. Istirahat yang cukup

Ketika hamil silakan miliki waktu istirahat yang cukup serta hindari berdiri terlalu lama. Ketika Anda duduk, posisikan kaki berada di atas pinggang. Cara ini bisa Anda lakukan dengan meletakkan kaki di dinding atau di bangku. Hindari duduk dengan cara kaki disilangkan karena hal ini bisa menghambat aliran darah Anda.

4. Dipijat

Pijatlah kaki Anda dengan memijat kaki yang mengarah ke lutut. Pijatan pada kaki yang bengkak dapat membantu untuk mengurangi kaki bengkak Anda. Pijat dengan lembut serta jangan terlalu keras karena akan menimbulkan rasa sakit pada kaki. Anda bisa menggunakan baby oil atau minyak kayu putih supaya efeknya menjadi nyaman.

5. Berenang

Ternyata olahraga ini tidak hanya dipentingkan bagi orang biasa saja, ibu yang sedang hamil juga meski rutin berolahraga. Aktifitas olahraga seperti berenang bagi ibu hamil bisa mengurangi kaki bengkak. Dengan rutin berenang akan menguatkan otot serta pembuluh darah kaki ibu hamil sehingga mampu memompa cairan yang berlebih ke jantung Anda.

Meskipun demikian Anda jangan sampai lupa untuk melakukan konsultasi ke dokter tentang masalah ini. Apalagi jika kaki bengkak ini dialami bukan karena respon yang normal. Jika Anda sudah melakukan semua cara diatas dan masih saja pengbengkakan pada kaki semakin parah, silakan konsultasikan saja sama dokter. Mungkin artikel Penyebab Kaki Bengkak Pada Ibu Hamil Tua dicukupkan sekian dan semoga artikel ini ada manfaatnya.

About Info Menarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang seputar Android, EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.