Home / Pendidikan / Cara Menjalankan Aplikasi Rapor Digital Versi Offline Tahun 2019 Di Komputer

Cara Menjalankan Aplikasi Rapor Digital Versi Offline Tahun 2019 Di Komputer

Cara Menjalankan Aplikasi Rapor Digital Offline – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah (KSKK Madrasah) telah meluncurkan sebuah aplikasi yaitu Aplikasi Rapor Digital yang kemudian disingkat menjadi ARD.

Baca Juga : Cara Menambahkan Siswa Baru Di EMIS Pendis Online ~ Emis Madrasah

Aplikasi Rapor Digital (ARD) adalah aplikasi yang digunakan untuk mendata nilai rapor siswa madrasah sesuai dengan kurikulum madrasah. Seluruh jenjang madrasah mulai dari tingkat RA, MI, MTs, hingga MA sistem pendataan nilai rapornya menggunakan Aplikasi Rapor Digital.

Untuk saat ini Aplikasi Rapor Digital dibagi menjadi dua versi, yaitu versi online dan offline. Untuk saat ini versi online hanya bisa diakses oleh jenjang RA saja. Bagi RA bisa mengakses halaman ARD pada URL sikurma.kemenag.go.id/ard.

Namun untuk jenjang lainnya seperti MI, MTs, dan MA Aplikasi Rapor Digital bisa diakses melalu versi offline. Meskipun ARD yang digunakan versi offline, namun setelah selesai penginputan nilai rapor nanti ARD bisa disinkronkan ke versi online. Dengan begitu semua nilai rapor siswa madrasah akan tersimpan di database pusat.

Berikut Cara Menjalankan Aplikasi Rapor Digital Offline Untuk MI, MTs, dan MA

Setelah madrasah melakukan pendaftaran untuk kepemilikan akun di Aplikasi Rapor Digital, maka madrasah akan mendapatkan email balasan. Email ini berisi informasi pengaktifan ARD Madrasah dan Username serta Password untuk Login. Selain itu, email berisi link download Aplikasi Rapor Digital versi offline atau file Virtual Disk Image (VDI).

File VDI ini tidak bisa langsung dijalankan di komputer. Anda meski menggunakan aplikasi VirtualBox.

Sebelum melangkah ke cara menjalankan Aplikasi Rapor Digital di Komputer, sebaiknya Anda persiapkan dulu file-filenya. Ada dua file yang wajib Anda download. Pertama file Aplikasi Rapor Digital sendiri, dan kedua file untuk menjalankannya yaitu aplikasi VirtualBox.

Untuk download Aplikasi Rapor Digital silakan Anda gunakan link yang sudah diberikan Admin Pusat pada email balasan.

File VDI Aplikasi Rapor Digital ini memiliki ukuran 1,53 GB. Ini adalah ukuran file sebelum diekstrak. File aslinya memiliki ukuran sekitar 6,04 GB.

Setelah Anda sukses download file VDI Aplikasi Rapor Digital, silakan Anda ekstrak menggunakan WinRAR.

Selanjutnya untuk download aplikasi VirtualBox, silakan gunakan link ini.

Saat ini versi terbaru aplikasi VirtualBox adalah versi 6.0.10. File ini memiliki ukuran sekitar 162 MB. Anda klik link Windows host untuk download aplikasi VirtualBox.

Setelah Anda sukses download aplikasi VirtualBox, silakan Anda install. Untuk install VirtualBox tahap demi tahap, disini saya tidak akan menjelaskannya. Saya rasa install VirtualBox tidak ada yang sulit. Anda tinggal mengikuti saja semua instruksinya.

Sekarang saya anggap Anda telah selesai install aplikasi VirtualBox di komputer. Langkah selanjutnya silakan Anda buka aplikasinya dan klik Baru.

Pada kolom Nama silakan Anda isi ARD Ganjil. Ini hanya sekedar contoh saja. Anda bebas hendak mengisi nama apapun. Untuk memisahkan semester ganjil dan genap, maka disini saya mengisi ARD Ganjil. Kemudian pada kolom Tipe, silakan silakan Anda pilih Linux. Selanjutnya untuk Versi, Anda pilih Debian (64-bit). Jika tiga langkah tadi sudah Anda lakukan, sekarang Anda klik Lanjut.

Pada tahap ini saya sarankan Anda tidak perlu melakukan pengaturan apapun. Secara otomatis ukuran memori yang disarankan adalah 1024 MB. Semakin besar Anda menentukan kapasitas memori, maka semakin besar juga kinerja memori komputer yang digunakan untuk mesin virtual ini. Apalagi jika Anda memilih ukuran memori hingga titik merah, maka komputer akan lambat ketika menggunakan mesin virtual. Silakan Anda klik Lanjut saja untuk menyelesaikan pembuatan mesin virtual ARD Madrasah.

Karena mesin virtual sudah ada yaitu aplikasi ARD, maka disini Anda pilih Gunakan berkas hard disk virtual yang ada. Artinya aplikasi VirtualBox kita butuhkan hanya untuk menjalankan file VDI ARD saja. Selanjutnya klik tombol Pilih berkas hardisk virtual yang ada.

Disini Anda cukup memilih tombol Tambah.

Silakan Anda pilih file VDI ARD Madrasah yang sudah Anda ekstrak tadi menggunakan WinRAR. Untuk membukanya klik Open.

Sekarang file VDI ARD Madrasah sudah masuk ke aplikasi VirtualBox. Silakan Anda klik Pilih untuk menyelsaikan proses lainnya.

Disini Anda cukup klik Buat saja.

Tugas kita membuat mesin virtual di VirtualBox sudah selesai. Sekarang tugas kita adalah menjalankan file VDI ARD Madrasah. Namun sebelum ke langkah menjalankan file VDI, ada beberapa pengaturan yang harus Anda tentukan.

Pada halaman VirtualBox Manajer, silakan Anda klik pilih tombol Pengaturan.

Abaikan tab lain, karena disini Anda hanya perlu membuat pengaturan khusus pada tab Jaringan saja. Pada tab Jaringan, silakan Anda pilih sub tab Adaptor 1. Tentukan ARD yang akan Anda pasang. Disini saya memberi contoh aplikasi ARD hanya dipasang dalam satu unit komputer Operator saja. Untuk itu Anda cukup memilih Adaptor Hanya-host.

Agar ARD bisa dijalankan dibeberapa unit komputer, nanti saya akan buat lagi tutorialnya.

Jangan dulu klik OK, karena Anda perlu menyelesaikan satu sub tab lagi yaitu pada sub tab Adaptor 2. Pada Adaptor 2 Anda centang Fungsikan Adaptor Jaringan lalu pilih Terpasang pada NAT. Selesai, sekarang silakan Anda klik OK.

Pengaturan di aplikasi VirtualBox sudah selesai. Sekarang Anda harus melakukan pengaturan khusus pada jaringan komputer yang digunakan. Silakan Anda klik pilih Control Panel.

Disini saya menggunakan Operasi Sistem Windows 7 64bit.

Di halaman Control Panel, silakan Anda klik pilih View network status and tasks.

Kemudian Anda klik pilih Change adapter settings.

Pada VirtualBox Host-Only Network Anda klik kanan kemudian klik pilih Properties.

Klik pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/Ipv4) kemudian klik pilih lagi tombol Properties.

Pada tab General pilih opsi Use the following IP address. Anda tentukan atau isi secara manual IP Address menjadi 192.168.0.100. Subnet mask akan terisi otomatis. Terakhir klik OK.

Melakukan pengaturan jaringan khusus di komputer sudah selesai. Sekarang Anda tinggal menjalankan aplikasi VirtualBox. Silakan Anda buka kembali aplikasi VirtualBox lalu klik pilih tombol Mulai.

Tunggu beberapa saat karena aplikasi VirtualBox sedang bekerja untuk menjalankan Aplikasi Rapor Digital. Setelah muncul login seperti gambar dibawah ini, Anda catat URL ARD yang tampil. URL-nya adalah 192.168.0.101.

Aplikasi VirtualBox jangan dikeluarkan! Silakan sekarang Anda buka web browser yang sudah terpasang di komputer. Dalam contoh kali ini, saya menggunakan browser Google Chrome.

Di browser Google Chrome Anda harus menggunakan fitur Incognito, caranya silakan Anda perhatikan gambar di bawah ini!

Secara otomatis Chrome akan membuat jendela baru yaitu fitur Incognito. Silakan Anda ketikkan URL ARD yang tadi tampil pada halaman aplikasi VirtualBox yaitu 192.168.0.101.

Jika semua langkah diatas benar, maka seharusnya sekarang Aplikasi Rapor Digital sudah bisa dijalankan. Jika gagal, silakan Anda ulangi langkah diatas secara perlahan.

Sekarang Anda bisa menjalankan Aplikasi Rapor Digital dan silakan Login menggunakan Username dan Password yang telah diberikan Admin Pusat melalui email balasan. ARD Madrasah ini bisa Anda jalankan secara offline atau tidak perlu komputer terkoneksi ke internet.

Jangan lupa, setelah selesai mengoperasikan Aplikasi Rapor Digital, Anda Tutup aplikasi VirtualBox dengan klik Berkas kemudian Tutup.

Klik pilih opsi Matikan mesin kemudian klik tombol OK.

Selanjutnya jika Anda ingin menjalankan kembali Aplikasi Rapor Digital, Anda cukup menjalankan aplikasi VirtualBox.

Mungkin Anda bingung bagaimana langkah selanjutnya setelah sukses Login di halaman ARD Madrasah Versi Offline. Tenang, disini saya memberikan link download yang berisi Panduan Mengerjakan ARD Madrasah untuk Guru dan Proktor.

Download Panduan ARD Guru

Download Panduan ARD Proktor

Ok mungkin artikel Cara Menjalankan Aplikasi Rapor Digital Offline dicukupkan sekian saja. Semoga artikel ini ada manfaatnya khusus untuk Operator Madrasah se-Indonesia. Ditunggu tanggapannya di kolom komentar untuk saling berbagi pengetahuan.

About Info Menarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang seputar Android, EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.