Selasa, 11 Juni 2024

Cara Mencegah Hotlinking Gambar di WordPress: Pengambilan Gambar Tanpa Izin

Cara Mencegah Hotlinking Gambar di WordPress

Info Menarik – Pengambilan gambar tanpa izin melalui hotlinking merupakan masalah yang sering kita hadapi oleh pemilik WordPress. Hotlinking gambar terjadi ketika seseorang menggunakan gambar yang berada di server Kamu secara langsung di situs web mereka sendiri, tanpa izin Kamu. Hal ini dapat mengakibatkan penggunaan bandwidth dan sumber daya server Kamu, serta melanggar hak cipta gambar yang Kamu miliki. Untuk melindungi gambar-gambar Kamu dari hotlinking, berikut adalah beberapa cara mencegah hotlinking gambar di platform WordPress.

Apa itu Hotlinking Gambar?

Hotlinking gambar adalah praktik mengambil atau menggunakan gambar yang terletak di server lain secara langsung dalam halaman web Kamu. Ini berarti Kamu tidak menyimpan gambar di server web Kamu sendiri, tetapi menggunakan URL gambar langsung dari server asal untuk menampilkan gambar di situs web Kamu.

Kemudian dalam hotlinking, saat seseorang mengunjungi halaman web Kamu, browser mereka akan memuat gambar dari server asal, bukan dari server web Kamu. Ini berarti setiap kali halaman Kamu dimuat, gambar tersebut akan dimuat ulang dari server asal, menggunakan bandwidth dan sumber daya dari server tersebut.

Selanjutnya hotlinking gambar dapat memiliki beberapa konsekuensi negatif. Pertama, ini bisa membebani server asal dengan lalu lintas tambahan jika gambar tersebut banyak yang akses. Ini dapat menyebabkan beban yang berat pada server asal, mengurangi kecepatan pemuatan halaman web Kamu, atau bahkan menyebabkan server asal menjadi tidak responsif.

Kemudian hotlinking gambar juga bisa kita anggap sebagai pencurian atau penggunaan ilegal dari pemilik asli gambar. Ketika Kamu hotlink gambar dari server asal, Kamu menggunakan sumber daya orang lain tanpa izin mereka. Ini bisa melanggar hak cipta dan kebijakan penggunaan yang ditetapkan oleh pemilik gambar.

Selanjutnya untuk menghindari masalah ini, jika Kamu ingin menggunakan gambar yang ditemukan di internet, sebaiknya menyimpan salinan gambar tersebut di server web Kamu sendiri dan menggunakan URL lokal untuk menampilkan gambar tersebut. Dengan cara ini, Kamu menghindari hotlinking dan memiliki kontrol penuh atas gambar yang Kamu gunakan. Jika Kamu tidak memiliki izin atau lisensi untuk menggunakan gambar tersebut, sebaiknya mencari gambar dengan lisensi bebas atau membuat gambar sendiri untuk Kamu gunakan di situs web Kamu.

Baca Juga: Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Tanpa Mengubah Dimensi Pixel di Photoshop

Kerugian Hotlinking Gambar Bagi Pemilik Server Gambar

Hotlinking gambar dapat menyebabkan beberapa kerugian bagi pemilik server gambar. Berikut adalah beberapa dampak negatif yang dapat timbul:

1. Peningkatan Beban Server

Hotlinking gambar mengakibatkan gambar diambil langsung dari server asal saat halaman web yang menggunakannya dimuat. Ini berarti setiap kali akses halaman tersebut, server gambar akan meminta gambar yang sama berulang-ulang. Hal ini dapat meningkatkan beban server secara signifikan, terutama jika gambar tersebut sangat populer atau banyak yang akses dari berbagai situs web. Akibatnya, server gambar dapat mengalami kinerja yang lambat, bahkan kegagalan server jika tidak dapat menangani lalu lintas yang tinggi.

2. Pemakaian Bandwidth yang Tidak Terkendali

Kemudian hotlinking gambar juga mengakibatkan penggunaan bandwidth yang tidak terkendali. Setiap kali gambar dimuat melalui hotlinking, bandwidth server gambar digunakan. Jika banyak situs web menggunakan hotlinking pada gambar yang sama, itu akan menghabiskan bandwidth yang berharga dan mengakibatkan biaya yang lebih tinggi bagi pemilik server gambar.

3. Biaya Hosting yang Meningkat

Selanjutnya dalam beberapa kasus, hotlinking gambar dapat menyebabkan pemilik server gambar harus meningkatkan kapasitas hosting mereka. Untuk mengatasi peningkatan lalu lintas dan pemakaian sumber daya, mereka mungkin perlu memperluas atau meningkatkan paket hosting mereka. Ini bisa mengakibatkan biaya yang lebih tinggi bagi pemilik server gambar.

4. Potensi Pelanggaran Hak Cipta

Kemudian jika hotlinking gambar terjadi tanpa izin pemilik gambar, itu dapat menjadi pelanggaran hak cipta. Pemilik server gambar mungkin berada dalam posisi hukum yang sulit jika gambar yang dilindungi hak cipta mereka dicuri melalui hotlinking. Mereka harus mengambil langkah-langkah untuk melindungi hak cipta mereka, termasuk memblokir hotlinking atau mengambil tindakan hukum jika perlu.

5. Pengurangan Pengunjung Situs

Selanjutnya jika gambar-gambar penting pada situs web tidak Kamu tampilkan karena hotlinking gambar, itu dapat mengurangi pengalaman pengguna dan membuat pengunjung meninggalkan situs web. Ketika gambar tidak Kamu tampilkan dengan benar, itu dapat mengurangi kualitas dan daya tarik konten, serta meningkatkan tingkat penolakan pengunjung.

Untuk melindungi diri dari kerugian ini, penting bagi pemilik server gambar untuk mengambil tindakan untuk mencegah hotlinking gambar. Ini termasuk mengaktifkan perlindungan hotlink, menggunakan plugin keamanan, dan memantau lalu lintas gambar untuk mendeteksi hotlinking yang tidak sah.

Cara Mencegah Hotlinking Gambar di WordPress

1. Mengaktifkan Hotlink Protection

Langkah pertama yang dapat Kamu ambil adalah mengaktifkan perlindungan hotlink di WordPress. Kamu dapat melakukannya melalui pengaturan file .htaccess pada server Kamu. File .htaccess memungkinkan Kamu untuk mengontrol pengaturan server dengan mudah. Tambahkan kode berikut ke file .htaccess:

# Prevent hotlinking of images
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?yourwebsite.com [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?google.com [NC]
RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ - [NC,F,L]

Pastikan untuk mengganti yourwebsite.com dengan alamat domain Kamu sendiri. Kode ini akan memeriksa referer (sumber halaman yang memuat gambar) dan memblokir permintaan hotlinking dari sumber-sumber yang tidak kita izinkan.

2. Menggunakan Plugin Keamanan

Selanjutnya ada beberapa plugin keamanan WordPress yang dapat membantu Kamu mencegah hotlinking gambar dengan mudah. Misalnya, Kamu dapat menggunakan plugin seperti All In One WP Security & Firewall atau Disable Right Click for WP. Plugin ini menawarkan opsi untuk memblokir hotlinking gambar dan memberikan kontrol tambahan atas keamanan situs web Kamu.

3. Menggunakan Layanan CDN (Content Delivery Network)

Kemudian dengan menggunakan layanan CDN dapat membantu mencegah hotlinking gambar. CDN akan menyimpan salinan gambar Kamu di server mereka sendiri dan memberikan URL unik untuk kita gunakan di situs web Kamu. Ketika seseorang mencoba hotlink gambar, URL tersebut tidak akan berfungsi karena gambar kita sajikan melalui CDN dan bukan dari server asli Kamu.

4. Menambahkan Watermark pada Gambar

Selanjutnya cara lain untuk melindungi gambar Kamu dari hotlinking adalah dengan menambahkan watermark pada gambar. Dengan menambahkan watermark, Kamu memberikan identitas visual pada gambar dan membuatnya lebih sulit untuk orang lain curi atau digunakan tanpa izin. Kamu dapat menggunakan plugin WordPress seperti Easy Watermark untuk secara otomatis menambahkan watermark pada gambar Kamu.

Baca Juga: Cara Membuat Watermark Dengan Adobe Photoshop (Lengkap Gambar)

5. Memantau dan Melacak Hotlinking Gambar

Kemudian selalu penting untuk memantau dan melacak hotlinking gambar di situs web Kamu. Kamu dapat menggunakan alat pemantauan seperti Google Analytics atau plugin WordPress seperti WP Statistics untuk melihat lalu lintas gambar yang masuk. Jika Kamu menemukan gambar yang Kamu curigai, Kamu dapat mengambil langkah-langkah hukum yang sesuai.

Baca Juga: Cara Mengoptimalkan Gambar Website di WordPress Agar Mendukung SEO

Kesimpulan

Mencegah hotlinking gambar adalah langkah penting dalam melindungi hak cipta gambar Kamu dan mengurangi penggunaan sumber daya server yang tidak perlu. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Kamu dapat mencegah hotlinking gambar di WordPress dan menjaga keamanan situs web Kamu.

About Info Menarik

blank
Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang Android, EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

21 comments

  1. blank
    RahmanBatopie, M.gs

    Saya pakai cara No. 3 karena banyak blog tutorial yang Saya temui menggunakan cara ini, baik blog Indonesia maupun blog luar. Mengingat blog tutorial banyak menggunakan gambar, maka cara ini sangat membantu :-)

    • blank
      InfoMenarik

      Betul mas dengan cara ketiga kita bisa menghemat hosting dan juga untuk menghindari hotlinking gambar. Jadi ini adalah langkah paling evektif.

      • blank

        Meskipun cara ini tidak SEO friendly, tapi Saya rasa bisa ditutupi dengan menciptakan artikel yang berkualitas.
        Bukankah tanpa mengandalkan SEO pun tidak menutup kemungkinan untuk menjadi blog No.1?

        • blank
          InfoMenarik

          Iya betul sekali mas, terkadang SEO itu sangatlah misterius. Apapun artikelnya intinya artikel yang kita tulis adalah artikel original.

  2. blank

    Kalau saya masih pakai cara via cpanel.
    Mau juga pakai ByREV WP-PicShield supaya gambarnya bisa muncul di media sosialnya, cuman takut kebanyakan pasang plugin.

    • blank
      InfoMenarik

      Betul mas kita senantiasa harus meminimalisir penggunaan plugin. Contohnya blog InfoMenarik ini baru sembuh dari teguran Hosting karena masuk ke daftar 10 blog yang menghabiskan kuota server. Kecuali kalau kita sudah migrasi ke VPS.

  3. blank

    thanks bro info nya :)
    kunjungi blog ane furnituresonojati
    menerima pesanan segala macam produk furniture asli jepara.

  4. blank

    mau tanya Om. cara hapus wp-picshield gimana ya ? saya hapus berulang2 tetep aja masih ada.

    soalnya saya bingung kok tidak bekerja ya di wordpress saya.

    • blank
      InfoMenarik

      Memang sering seperti itu mas plugin ini. Kalau saya sekarang sudah beralih ke cloudflare mas. Selain untuk CDN, di Cloudflare juga ada pengaturan untuk Hotlinking Image.

      • blank

        untuk index gambar pengaruh nngak Mas ? terima kasih mas atas infonya. infomenarik memang menarik.
        Cloudflare lebih bagus

  5. blank

    Terima kasih sudah berbagi informasi bermanfaat. Tips diatas sangat perlu diterapkan guna mengantisipasi bandwidth yang berlebihan karena adanya hot linking.

  6. blank

    ok makasih atas informasinnya mas….. semoga sukses terus adminya.. :D baru tau juga anek yang demikian…!!!1

  7. blank

    oh ternyata baru tau saya, pantas koq website saya sering overload terus. Maklum saya masih nubi banget soal yang gni – gini an . Tambah lagi nih ilmu baru. terima kasih yah mas buat pencerahan nya.

  8. blank

    Betul mas dengan cara ketiga kita bisa menghemat hosting dan juga untuk menghindari hotlinking gambar. Jadi ini adalah langkah paling evektif.

  9. blank

    Om saya udah pake tuh wp smush tp kok rasanya masih berat ya, padahal settingan udah tuh ngikutin tutorial di blog blog sebelah
    ada solusi gk?

    • blank

      Mungkin Wp-Smush-nya tidak bekerja secara optimal gan. Coba cek apakah setiap gambar sudah dikompress dengan benar dengan Wp-Smush? Solusinya jika plugin tidak bekerja dengan baik, maka agan harus menggunakan yang pro …

  10. blank

    info yang bagus sukses ambah lagi nih ilmu baru. terima kasih yah mas buat pencerahan nya.. jangan lupa mas kunjung balik ke web saya

  11. blank

    Betul mas dengan cara ketiga kita bisa menghemat hosting dan juga untuk menghindari hotlinking gambar. Jadi ini adalah langkah paling evektif.

  12. blank

    Gebyok Ukir Jati adalah toko mebel dari Branch Site CV.MEBELAREA yang mana disini kami khusus menjual berbagai macam jenis atau model gebyok.

  13. blank

    Makasih Banyak Mas Bro, Nambah wawasan ane yang masih nubie, sukses terus buat admin nya ya..

  14. blank

    nah ini nih, cocok buat para tukang gambar ngelacak karyanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.