Cara Mengatasi dan Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 01

Info Menarik – Dari dulu hingga saat ini, virus Ransomware menjadi momok menakutkan. Pasalnya sangat sulit menangani komputer setelah terinfeksi virus Ransomware. Untuk itu mencegah serangan virus Ransomware merupakan strategi yang paling efektif. Meskipun begitu, pada artikel ini saya akan memberikan trik cara mengembalikan data yang sudah terlanjur terkena virus Ransomware.

Baca Juga: Cara Mengecek Dan Membasmi Virus PC/Laptop Tanpa Software Secara Online

Virus Ransomware merupakan virus yang dapat mengubah ekstensi file. Virus Ransomware akan menyerang data seperti: .docx, .xlsx, .jpg, .mp3, dan sebagainya. Jika virus Ransomware sudah mengubah ekstensi data, maka akan sulit untuk bisa membuka kembali data tersebut. Virus Ransomware juga akan mengacaukan aktivitas komputer. Hal ini tentu saja akan menurunkan kinerja sistem.

Apa Pengertian Virus Ransomware?

Virus Ransomware adalah virus jenis malware tertentu. Pembuat virus akan menuntut tebusan finansial dari korban agar data bisa kembali normal. Pembuat virus juga mengancam akan mempublikasikan serta menahan akses ke data penting.

Setelah virus Ransomware menyerang komputer, virus akan mencegah korban untuk mengakses data. Virus Ransomware terbuat dari mesin yang bernama Crypto Locker. Mesin ini akan menghasilkan kode unik untuk mengenkripsi data. Virus Ransomware juga akan mengubah ekstensi data.

File data yang sudah terkunci akan dimasukkan ke dalam wadah yang bernama Personal ID. Personal ID ini berisi nomor unik yang setiap komputer berbeda. Hanya hacker atau pembuat virus saja yang mengetahui kunci untuk membuka data.

Di dalam file Personal ID akan tersimpan informasi untuk membuka kembali data yang sudah terkunci. Hacker menuntut korban untuk membayar tebusan finansial menggunakan Bitcoin. Hacker hanya memberikan waktu 3 hari untuk bisa mengakses data tersebut. Jika dalam waktu 3 hari tidak melakukan tebusan, maka mereka akan menghapus data selama-lamanya.

Apa Saja Jenis-Jenis Virus Ransomware?

Banyak sekali jenis virus Ransomware. Namun pada umumnya hacker akan mengancam korban dengan meminta tebusan finansial. Berikut adalah jenis-jenis virus Ransomware yang perlu Kamu ketahui:

1. Crypto Ransomware

Untuk jenis virus Ransomware ini akan menginfeksi komputer atau jaringan. Virus ini akan mencari data yang menurut dia penting. Virus akan menyerang dokumen seperti teks, spreadsheet, PDF, gambar, video, dan sebagainya.

Crypto Ransomware tidak menyerang semua data komputer. Sebagian data komputer masih bisa Kamu gunakan. Untuk data yang sudah berhasil terkunci maka hacker akan menuntut agar membayar tebusan finansial.

Umumnya pembuat virus Ransomware akan menuntut tebusan antara 200 sampai 900 dolar. Jika tidak membayar tebusan juga maka dalam waktu 48-72 jam hacker akan menghapus data selamanya.

2. Locker Ransomware

Berbeda dengan virus jenis crypto. Virus jenis locker Ransomware tidak akan membeda-bedakan data komputer. Setelah menginfeksi virus ini akan mengunci semua data komputer.

Jika Kamu tidak bisa masuk ke komputer dan tidak melihat informasi tebusan mengancam, maka bisa saja komputer sudah terinfeksi virus jenis ini.

3. Scareware

Virus ini hampir sama dengan jenis virus locker ransomware. Bedanya adalah jika scareware menuntut korban untuk memaksa membayar tebusan finansial.

Kamu akan melihat jendela popup seperti komputer sedang memindai. Selanjutnya akan ada tawaran untuk memperbaiki masalah tersebut dengan harga yang besar. Kamu tidak akan bisa menyingkirkan pesan yang tampil sebelum membayar tebusan finansial.

4. Doxware

Ini adalah jenis virus ransomware yang paling menyebalkan. Selain mengunci data dan meminta tebusan, dia mengancam akan mempublikasikan data penting Kamu. Mereka akan merusak data-data penting seperti identifikasi pribadi atau data keuangan.

Baca Juga: Yakin Antivirus Yang Anda Gunakan Handal? Test Dulu Dengan 3 Cara Ini!

Bagaimana Ciri-Ciri Data Komputer Terkena Virus Ransomware?

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 02

Jika Kamu masih bingung untuk membedakan komputer sudah terinfeksi virus Ransomware dengan tidak, perhatikan berikut:

  1. Semua file baik itu dokumen, foto, lagu, video berubah ke ekstensi tertentu yang asing. Semua file tersebut tidak akan bisa diakses;
  2. Komputer yang sudah terinfeksi akan menginfeksi file dan data di komputer lain yang terhubung. Virus akan menyerang juga media penyimpanan yang tersambung ke komputer seperti hard disk atau flash disk;
  3. Virus tidak akan menyerang software yang ada di komputer. Kamu masih bisa menggunakan Software seperti biasanya;
  4. Setiap folder akan berisi file text yang bernama _readme. File ini bisa dibuka dengan Notepad. Di dalam file berisi Personal ID komputer dan ancaman hacker meminta uang tebusan;
  5. Kamu dapat menemukan Personal ID di drive C tepatnya di C:/SystemID/PersonalID.txt.

Bagaimana Cara Virus Ransomware Menerobos Data Komputer?

Mungkin Kamu bertanya-tanya kenapa virus Ransomware bisa menyerang komputer. Apa penyebab komputer bisa terserang virus berbahaya ini?

Bukan hanya perusahaan-perusahaan besar di dunia saja yang dapat terserang virus ransomware. Pengguna komputer rumah juga sangat rentang terserang. Penyebab umum yang terjadi virus ransomware bisa masuk ke komputer Kamu adalah:

  1. Mengunduh file lampiran email yang dikirim dari orang yang tidak dikenal;
  2. Melakukan instal software atau aplikasi ilegal/bajakan;
  3. Berselancar di internet dengan membuka web yang berisi virus malware;
  4. Menyambungkan komputer ke media eksternal hard disk atau flash disk yang terinfeksi virus ransomware.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware

Tidak seperti virus malware lainnya seperti Adware dan Worm, Ransomware dikenal lebih sulit untuk dipulihkan. Jika komputer sudah terinfeksi virus ransomware maka kecil kemungkinan untuk bisa mengakses kembali data. Kecuali jika Kamu bersedia membayar uang tebusan kepada si pembuat virus. Namun meskipun begitu, saya sarankan untuk tidak membayar uang tebusan. Alasan utama agar tidak membayar adalah:

  1. Dengan membayar uang tebusan berarti Kamu sudah mendukung kegiatan penjahat. Dia akan merasa terdorong untuk melakukan tindakan jahat selanjutnya;
  2. Tidak ada jaminan 100% bahwa data akan kembali jika setelah membayar tebusan finansial.

Namun jika data Kamu benar-benar penting dan sensitif, keputusan tergantung Kamu. Silakan saja jika Kamu ingin membayar tebusan!

Sebelum memutuskan untuk membayar tebusan, silakan lakukan trik berikut. Saya akan coba jelaskan bagaimana cara mengembalikan data yang sudah terlanjur terkena virus Ransomware.

Penting, sebelum melakukan trik ini sebaiknya putuskan jaringan internet komputer Kamu!

1. Mencegah Penyebaran Virus Ransomware di Komputer

Jika komputer sudah terlanjur terinfeksi virus Ransomware, silakan cegah supaya virus tidak menyebar. Segera putuskan koneksi internet Komputer Kamu. Putuskan juga semua jaringan yang terhubung dengan komputer. Cabut semua media eksternal seperti hard disk dan flash disk.

Langkah selanjutnya adalah melakukan scan komputer dengan antivirus. Gunakan antivirus yang sudah dilengkapi dengan alat pembasmi malware. Disini saya merekomendasikan agar menggunakan antivirus Gridinsoft Anti Malware.

Silakan lakukan Full Scan agar semua drive komputer Kamu diperiksa secara menyeluruh oleh Gridinsoft.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 03

Tunggu sejenak karena antivirus ini akan bekerja untuk mencari virus Ransomware yang sudah membahayakan komputer. Progress ini tergantung media penyimpanan komputer.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 04

Jika sudah selesai melakukan scan komputer, silakan klik tombol Clean Now. Antivirus Gridinsoft akan membersihkan semua infeksi malware termasuk virus Ransomware.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 05

Jika sudah berhasil dibersihkan, silakan klik tombol Reboot. Komputer Kamu akan melakukan restart.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 06

Sekarang komputer Kamu sudah bersih dari virus malware dan juga virus Ransomware. Meskipun komputer sudah terbebas dari virus Ransomware, tidak serta merta data akan bisa diakses. Data yang sudah dienkripsi virus, tetap tidak bisa akses sebelum di deskripsi. Tugas antivirus ini hanya menghapus virus Ransomware untuk mencegah penyebaran ke data lain.

Baca Juga: Cara Sederhana Dan Singkat Melindungi Flashdisk Dari Virus Tanpa Software (Kebal Virus)

2. Mengidentifikasi Jenis Virus Ransomware di Komputer

Meskipun komputer Kamu sudah bersih dari virus Ransomware, data yang sebelumnya terkunci akan tetap tidak bisa diakses. Itu sangat menyebalkan!

Tugas Kamu selanjutnya adalah, Kamu meski mengidentifikasi jenis virus yang sudah menyerang komputer. Untuk mengidentifikasi jenis virus Ransomware, Kamu meski menggunakan tool khusus. Tool terpercaya yang sudah teruji adalah Ransomware Decryption Tool Emsisoft.

Sebelum menggunakan tool ini, Kamu harus menyiapkan 3 data. File text ransom, file encrypt, dan kontak informasi. File text akan ditemukan di setiap folder atau di C:/SystemID/PersonalID.txt. Ada 2 jenis Personal ID, yaitu jenis Online dan Offline.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 07

Dan berikut adalah contoh Personal ID Offline. Bedanya adalah di akhir Personal ID akan tertulis “t1“.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 08

File encrypt adalah contoh salah satu file yang sudah dikunci oleh virus Ransomware. Sedangkan untuk kontak, Kamu bisa mengisi dengan kontak email yang ditemukan di file text Personal ID. Jika semua sudah di load, silakan klik tombol Upload.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 09

Setelah klik tombol Upload, Kamu akan diarahkan ke jendela pop up hasil. Disini mengetahui jenis virus Ransomware. Contoh di bawah adalah jenis virus Ransomware DJVU. Klik link yang direkomendasikan untuk download software!

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 10

Selanjutnya klik tombol Download.

Cara Mengembalikan Data Yang Terkena Virus Ransomware 11

3. Menggunakan Alat Deskripsi Virus Ransomware

Setelah sukses download alat deskripsi Emsisoft, silakan buka dengan Run as Administrator. Klik tombol Clear Object List untuk menghapus list default yang tampil.

About Info Menarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang seputar Android, EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

2 comments

  1. File saya kena virus .moqs
    mohon d bantu, filenya penting sekali

    • Jika ID Personal Online sangat sulit untuk dipulihkan oleh Decryption Tool mas. Coba recovery data dengan EaseUS Data Recovery Wizard! Meskipun ga semua dapat direcovery, tapi sedikitnya bisa membantu daripada total ga bisa diakses. Namun sebelumnya clean dulu Ransomwarenya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.