Selasa, 20 Februari 2024

Cara Mempercepat Loading Blog WordPress untuk Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Cara Mempercepat Loading Blog WordPress 01

Info Menarik – Dalam dunia online yang cepat dan sibuk saat ini, kecepatan loading blog WordPress menjadi faktor kunci dalam menarik dan mempertahankan pembaca. Jika blog Kamu lambat dalam memuat konten, pengguna mungkin akan meninggalkan situs Kamu sebelum mereka benar-benar melihat apa yang Kamu tawarkan. Selain itu, kecepatan loading blog juga merupakan salah satu faktor penting dalam optimasi mesin pencari (SEO). Oleh karena itu, penting bagi pemilik blog WordPress untuk memastikan bahwa blog mereka memuat dengan cepat dan memberikan pengalaman pengguna yang baik. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mempercepat loading blog WordPress Kamu.

Manfaat Loading Blog WordPress Cepat Ketika Diakses

Kecepatan loading blog WordPress yang cepat memiliki berbagai manfaat saat pengunjung akses. Berikut adalah beberapa manfaat utama:

1. Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Kecepatan loading yang cepat membuat pengalaman pengguna lebih baik. Pengunjung tidak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat konten yang mereka cari, sehingga mereka lebih mungkin bertahan di situs Kamu dan menjelajahi lebih banyak halaman. Pengalaman pengguna yang positif dapat meningkatkan kepuasan pengunjung dan mempengaruhi tingkat keterlibatan mereka dengan konten Kamu.

2. Tingkat Pembacaan yang Lebih Tinggi

Kemudian jika blog Kamu memuat dengan cepat, pembaca cenderung akan lebih banyak membaca konten Kamu. Mereka tidak akan bosan atau frustrasi menunggu lama saat blog Kamu dimuat. Pembacaan yang lebih tinggi dapat mengarah pada peningkatan jumlah halaman yang pengunjung lihat, meningkatkan peluang mereka untuk menemukan konten lain yang menarik dan berpotensi meningkatkan tingkat konversi.

3. Peringkat SEO yang Lebih Baik

Selanjutnya mesin pencari, seperti Google, mempertimbangkan kecepatan loading sebagai faktor peringkat dalam algoritma mereka. Jika blog Kamu memuat dengan cepat, peluangnya lebih tinggi untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik dalam hasil pencarian. Ini berarti lebih banyak potensi pengunjung organik dan eksposur yang lebih besar bagi blog Kamu.

4. Tingkat Konversi yang Lebih Tinggi

Kemudian kecepatan loading blog yang cepat dapat memiliki dampak positif pada tingkat konversi. Pengunjung cenderung lebih percaya pada situs yang memuat dengan cepat dan profesional. Mereka juga lebih cenderung melakukan tindakan yang mereka inginkan, seperti mengisi formulir, membuat pembelian, atau berlangganan newsletter. Dengan meningkatkan kecepatan loading blog, Kamu dapat meningkatkan tingkat konversi dan mencapai tujuan bisnis Kamu.

5. Dukungan untuk Trafik Tinggi

Selanjutnya jika blog Kamu memiliki trafik tinggi, kecepatan loading yang cepat akan membantu menangani lonjakan kunjungan dengan lebih efisien. Situs yang lambat dalam memuat dapat mengalami kegagalan atau penurunan kinerja saat ada banyak pengunjung pada saat yang bersamaan. Dengan mempercepat loading blog, Kamu dapat menjaga ketersediaan dan keandalan situs Kamu bahkan saat ada puncak trafik.

Mengoptimalkan kecepatan loading blog WordPress bukan hanya tentang meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga tentang mempengaruhi peringkat SEO dan tingkat konversi. Dengan memiliki blog yang memuat dengan cepat, Kamu dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung, meningkatkan visibilitas di mesin pencari, dan meningkatkan kesempatan untuk menghasilkan hasil yang kita inginkan, seperti penjualan atau langganan.

Cara Mempercepat Loading Blog WordPress

1. Pilih Tema WordPress yang Ringan dan Responsif

Pemilihan tema WordPress yang tepat sangat penting dalam meningkatkan kecepatan loading blog Kamu. Pilihlah tema yang Kamu rancang dengan baik, ringan, dan responsif. Tema yang terlalu berat atau tidak Kamu optimalkan dapat memperlambat waktu pemuatan halaman Kamu. Pastikan tema yang Kamu pilih sudah Kamu optimalkan untuk kecepatan dan responsif di berbagai perangkat, termasuk ponsel pintar dan tablet.

Baca Juga: 4 Tema WordPress Terbaik Untuk Google AdSense Peluang CTR Tinggi

2. Gunakan Plugin Caching

Plugin caching adalah alat yang sangat berguna untuk meningkatkan kecepatan loading blog WordPress. Caching adalah proses penyimpanan sementara konten blog Kamu sehingga halaman-halaman yang sama dapat dimuat dengan lebih cepat ketika pengguna kunjungi kembali. Kemudian plugin caching akan membuat salinan statis dari halaman-halaman blog Kamu dan menyajikannya kepada pengguna, mengurangi waktu pemuatan yang diperlukan untuk menghasilkan halaman secara dinamis setiap kali dikunjungi.

3. Optimalisasi Gambar

Selanjutnya gambar yang tidak kita optimalkan bisa menjadi pemicu kecepatan loading yang lambat pada blog WordPress. Pastikan untuk mengkompres gambar dengan benar sebelum mengunggahnya ke blog Kamu. Kamu dapat menggunakan alat kompresi gambar online atau plugin WordPress seperti Smush untuk mengurangi ukuran file gambar tanpa mengorbankan kualitas visual. Selain itu, tentukan ukuran gambar yang sesuai dengan tata letak halaman blog Kamu dan gunakan format gambar yang optimal seperti JPEG untuk gambar dengan banyak warna dan PNG untuk gambar dengan latar belakang transparan atau grafis sederhana.

Baca Juga: Cara Mengoptimalkan Gambar Website di WordPress Agar Mendukung SEO

4. Hapus Plugin yang Tidak Digunakan

Kemudian semakin banyak plugin yang Kamu instal di blog WordPress Kamu, semakin banyak waktu yang diperlukan untuk memuat halaman-halaman blog. Selalu periksa daftar plugin yang aktif dan hapus plugin yang tidak Kamu gunakan atau yang tidak penting. Kurangi beban plugin yang tidak perlu untuk meningkatkan kecepatan loading blog Kamu.

Baca Juga: Cara Menonaktifkan Plugin WordPress Dari cPanel Dengan 5 Langkah Mudah

5. Perbarui WordPress dan Plugin Secara Berkala

Selanjutnya menggunakan versi terbaru WordPress dan plugin yang senantiasa Kamu perbarui adalah langkah penting untuk menjaga kecepatan loading blog Kamu. Versi terbaru WordPress dan plugin sering kali mengandung perbaikan bug dan peningkatan kinerja yang dapat membantu mempercepat waktu pemuatan halaman. Pastikan untuk melakukan pembaruan secara teratur dan pastikan semua plugin Kamu kompatibel dengan versi WordPress yang terbaru.

Baca Juga: Cara Update WordPress Secara Manual Melalui cPanel Hosting

6. Gunakan Layanan Hosting yang Cepat

Kemudian pilihan hosting yang tepat sangat penting untuk mempercepat loading blog WordPress Kamu. Pilihlah penyedia hosting yang memiliki reputasi baik dan menawarkan infrastruktur yang cepat dan andal. Layanan hosting yang buruk atau lambat dapat menyebabkan waktu pemuatan halaman yang lama, bahkan jika Kamu telah mengoptimalkan blog Kamu dengan baik.

7. Aktifkan Lazy Loading untuk Gambar

Lazy loading adalah teknik yang memungkinkan gambar di blog WordPress Kamu dimuat hanya saat pengguna menggulir ke bawah dan melihatnya. Ini membantu mengurangi waktu pemuatan awal halaman blog dan meningkatkan kecepatan loading secara keseluruhan. Kamu dapat menggunakan plugin WordPress seperti Lazy Load atau Jetpack untuk mengaktifkan lazy loading dengan mudah.

3 Hal Penting Untuk Mempercepat Loading Blog WordPress

Sebagai tambahan, terdapat 3 hal penting yang harus Kamu terapkan di blog WordPress agar loadingnya semakin kencang. Apa saja itu? Berikut penjelasannya:

1. Aktifkan GZIP Compression

Hal pertama yang harus Kamu aktifkan adalah gzip compression atau Enable gzip compression. Untuk mengecek berapa nilai pada Enable gzip compression Kamu bisa melihatnya di Google PageSpeed atau GTMetrix.

Umumnya bagi pengguna web hosting dengan layanan cPanel tidak perlu melakukan konfigurasi lagi. Tetapi ada juga salah satunya web hosting belum mengaktifkan otomatis gzip compression ini sehingga kita sendirilah yang harus melakukannya secara manual.

Gzip compression harus kita aktifkan yang fungsinya untuk memperkecil keseluruhan di dalam komponen blog. Jika kita telah mengaktifkan gzip compression di web server hosting maka keseluruhan data blog kita akan di kompres menjadi lebih kecil. Sehingga hal ini akan memberikan efek kecepatan blog ketika sedang kita akses.

Ketika blog kita akses maka web hosting akan mengirim data blog secara lebih cepat lagi. Hal ini karena data-data yang ada di blog kita sudah di kompress oleh web hosting yaitu dengan cara mengaktifkan gzip compression atau Enable gzip compression.

Cara mengaktifkan gzip compression cukup mudah. Pertama silakan Kamu login terlebih dahulu di cPanel WEB Hosting. Kemudian dari Software and Services kita pilih Optimize Website.

Cara Mempercepat Loading Blog WordPress 02

Kemudian Kamu pilih Compress All Content dan klik Update Settings. Tunggu beberapa saat karena sekarang Web Hosting sedang mengkompress seluruh data blog WordPress Kamu.

Cara Mempercepat Loading Blog WordPress 03

Sampai langkah ini selesai sudah kita melakukan Enable gzip compression. Silakan cek kembali kecepatan blog WordPress Kamu!

2. Mengatasi Leverage Browser Caching

Permasalahan Leverage browsing caching sering kita jumpai ketika kita sedang melakukan pengecekan kecepatan blog WordPress menggunakan tool GTMetrix. Hal ini perlu kita perbaiki demi untuk lebih menyehatkan blog kita agar semakin ramping ketika kita akses. Jika kita biarkan Leverage browsing caching ini maka kinerja kecepatan loading blog akan menurun.

Kenapa jika kita tidak mengatasi Leverage browsing caching blog maka kinerja kecepatan blog akan menurun? Itu karena browser yang kita gunakan tidak bisa menyimpan cache blog kita yang terdiri dari gambar, font, kode-kode, dan lain-lain. Namun sebaliknya jika kita mengaktifkan Leverage browsing caching maka ketika browser sedang mengakses blog otomatis menyimpan setiap halaman blog dalam bentuk cache. Oleh karena itu ketika halaman yang telah kita buka pada suatu saat, efeknya menjadi ringan.

Selanjutnya untuk mengatasi Leverage browsing caching cukup menambahkan kode di bawah ini di dalam .htaccsess :

## EXPIRES CACHING ##
 <IfModule mod_expires.c>
 ExpiresActive On
 ExpiresByType image/jpg "access 1 year"
 ExpiresByType image/jpeg "access 1 year"
 ExpiresByType image/gif "access 1 year"
 ExpiresByType image/png "access 1 year"
 ExpiresByType text/css "access 1 month"
 ExpiresByType text/html "access 1 month"
 ExpiresByType application/pdf "access 1 month"
 ExpiresByType text/x-javascript "access 1 month"
 ExpiresByType application/x-shockwave-flash "access 1 month"
 ExpiresByType image/x-icon "access 1 year"
 ExpiresDefault "access 1 month"
 </IfModule>
 ## EXPIRES CACHING ##

Tambahkan kode di atas di dalam .htaccess yang berada di cPanel WEB Hosting. Untuk masuk ke .htaccees Kamu cukup login di cPanel Web Hosting kemudian klik File Manager > public_html. Temukan .htaccess kemudian klik Edit dan sisipkan kode tersebut di atas.

Jika kita lihat kode di atas fungsinya adalah untuk mengcache file gambar dan file kode seperti javascript dalam waktu 1 tahun dan 1 bulan. Jika Kamu ingin menyesuaikan kembali kurun waktu cache web hosting pada file tersebut, silakan Kamu ubah. Kamu ubah waktunya dengan satuan tahun menjadi year dan bulan menjadi month.

3. Menambahkan Expires Headers (Add Expires Headers)

Permasalahan terakhir yang sering kita jumpai adalah skor nilai pada Add Expires Headers. Untuk memperbaiki letak kesalahan pada Add Expires Headers kita juga harus menerapkan kode pada .htaccess. Fungsi dengan menambahkan kode ini masih sama dengan Leverage browsing caching yaitu untuk menugaskan browser menyimpan cache blog.

Berikut kode untuk memperbaiki Add Expires Headers yang harus kita tambahkan di dalam file .htaccess yang ada di cPanel WEB Hosting :

# BEGIN Browser Cache
<IfModule mod_mime.c>
AddType text/css .css
AddType application/x-javascript .js
AddType text/html .html .htm
AddType text/richtext .rtf .rtx
AddType image/svg+xml .svg .svgz
AddType text/plain .txt
AddType text/xsd .xsd
AddType text/xsl .xsl
AddType text/xml .xml
AddType video/asf .asf .asx .wax .wmv .wmx
AddType video/avi .avi
AddType image/bmp .bmp
AddType application/java .class
AddType video/divx .divx
AddType application/msword .doc .docx
AddType application/x-msdownload .exe
AddType image/gif .gif
AddType application/x-gzip .gz .gzip
AddType image/x-icon .ico
AddType image/jpeg .jpg .jpeg .jpe
AddType application/vnd.ms-access .mdb
AddType audio/midi .mid .midi
AddType video/quicktime .mov .qt
AddType audio/mpeg .mp3 .m4a
AddType video/mp4 .mp4 .m4v
AddType video/mpeg .mpeg .mpg .mpe
AddType application/vnd.ms-project .mpp
AddType application/vnd.oasis.opendocument.database .odb
AddType application/vnd.oasis.opendocument.chart .odc
AddType application/vnd.oasis.opendocument.formula .odf
AddType application/vnd.oasis.opendocument.graphics .odg
AddType application/vnd.oasis.opendocument.presentation .odp
AddType application/vnd.oasis.opendocument.spreadsheet .ods
AddType application/vnd.oasis.opendocument.text .odt
AddType audio/ogg .ogg
AddType application/pdf .pdf
AddType image/png .png
AddType application/vnd.ms-powerpoint .pot .pps .ppt .pptx
AddType audio/x-realaudio .ra .ram
AddType application/x-shockwave-flash .swf
AddType application/x-tar .tar
AddType image/tiff .tif .tiff
AddType audio/wav .wav
AddType audio/wma .wma
AddType application/vnd.ms-write .wri
AddType application/vnd.ms-excel .xla .xls .xlsx .xlt .xlw
AddType application/zip .zip
</IfModule>
<IfModule mod_expires.c>
ExpiresActive On
ExpiresByType text/css A604800
ExpiresByType application/x-javascript A31536000
ExpiresByType text/html A3600
ExpiresByType text/richtext A3600
ExpiresByType image/svg+xml A3600
ExpiresByType text/plain A3600
ExpiresByType text/xsd A3600
ExpiresByType text/xsl A3600
ExpiresByType text/xml A3600
ExpiresByType video/asf A31536000
ExpiresByType video/avi A31536000
ExpiresByType image/bmp A31536000
ExpiresByType application/java A31536000
ExpiresByType video/divx A31536000
ExpiresByType application/msword A31536000
ExpiresByType application/x-msdownload A31536000
ExpiresByType image/gif A31536000
ExpiresByType application/x-gzip A31536000
ExpiresByType image/x-icon A31536000
ExpiresByType image/jpeg A31536000
ExpiresByType application/vnd.ms-access A31536000
ExpiresByType audio/midi A31536000
ExpiresByType video/quicktime A31536000
ExpiresByType audio/mpeg A31536000
ExpiresByType video/mp4 A31536000
ExpiresByType video/mpeg A31536000
ExpiresByType application/vnd.ms-project A31536000
ExpiresByType application/vnd.oasis.opendocument.database A31536000
ExpiresByType application/vnd.oasis.opendocument.chart A31536000
ExpiresByType application/vnd.oasis.opendocument.formula A31536000
ExpiresByType application/vnd.oasis.opendocument.graphics A31536000
ExpiresByType application/vnd.oasis.opendocument.presentation A31536000
ExpiresByType application/vnd.oasis.opendocument.spreadsheet A31536000
ExpiresByType application/vnd.oasis.opendocument.text A31536000
ExpiresByType audio/ogg A31536000
ExpiresByType application/pdf A31536000
ExpiresByType image/png A31536000
ExpiresByType application/vnd.ms-powerpoint A31536000
ExpiresByType audio/x-realaudio A31536000
ExpiresByType application/x-shockwave-flash A31536000
ExpiresByType application/x-tar A31536000
ExpiresByType image/tiff A31536000
ExpiresByType audio/wav A31536000
ExpiresByType audio/wma A31536000
ExpiresByType application/vnd.ms-write A31536000
ExpiresByType application/vnd.ms-excel A31536000
ExpiresByType application/zip A31536000
</IfModule>
<IfModule mod_deflate.c>
<IfModule mod_setenvif.c>
BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
BrowserMatch ^Mozilla/4\.0[678] no-gzip
BrowserMatch \bMSIE !no-gzip !gzip-only-text/html
BrowserMatch \bMSI[E] !no-gzip !gzip-only-text/html
</IfModule>
<IfModule mod_headers.c>
Header append Vary User-Agent env=!dont-vary
</IfModule>
AddOutputFilterByType DEFLATE text/css application/x-javascript text/html text/richtext image/svg+xml text/plain text/xsd text/xsl text/xml image/x-icon
</IfModule>
<FilesMatch "\.(css|js)$">
<IfModule mod_headers.c>
Header set Pragma "public"
Header set Cache-Control "public, must-revalidate, proxy-revalidate"
</IfModule>
FileETag MTime Size
<IfModule mod_headers.c>
Header set X-Powered-By "info-menarik"
</IfModule>
</FilesMatch>
<FilesMatch "\.(html|htm|rtf|rtx|svg|svgz|txt|xsd|xsl|xml)$">
<IfModule mod_headers.c>
Header set Pragma "public"
Header set Cache-Control "public, must-revalidate, proxy-revalidate"
</IfModule>
FileETag MTime Size
<IfModule mod_headers.c>
Header set X-Powered-By "info-menarik"
</IfModule>
</FilesMatch>
<FilesMatch "\.(asf|asx|wax|wmv|wmx|avi|bmp|class|divx|doc|docx|exe|gif|gz|gzip|ico|jpg|jpeg|jpe|mdb|mid|midi|mov|qt|mp3|m4a|mp4|m4v|mpeg|mpg|mpe|mpp|odb|odc|odf|odg|odp|ods|odt|ogg|pdf|png|pot|pps|ppt|pptx|ra|ram|swf|tar|tif|tiff|wav|wma|wri|xla|xls|xlsx|xlt|xlw|zip)$">
<IfModule mod_headers.c>
Header set Pragma "public"
Header set Cache-Control "public, must-revalidate, proxy-revalidate"
</IfModule>
FileETag MTime Size
<IfModule mod_headers.c>
Header set X-Powered-By "info-menarik"
</IfModule>
</FilesMatch>
# END Browser Cache

Jika kita sedang membuka sebuah halaman blog atau website, maka di browser yang kita gunakan akan menghasilkan sebuah cache. Cache tersebut terdiri dari beberapa gambar, font, kode javascript, kode css, dan lain-lain yang ada di dalam halaman blog. Kemudian jika kedepannya kita membuka kembali halaman blog yang pernah kita buka tersebut, maka browser tidak langsung mengakses seluruh data yang ada di blog. Namun browser akan mengakses halaman berdasarkan data yang terdapat di dalam cache. Maka dari itu tentunya hal ini akan mempercepat loading blog ketika kita akses. Dan ini akan secara tidak langsung memangkas jatah bandwith web hosting.

Baca Juga : Cara Melakukan Enable Keep Alive di WordPress

Kesimpulan

Dalam dunia online yang bergerak cepat, kecepatan loading blog WordPress sangat penting untuk menjaga pembaca dan meningkatkan peringkat SEO Kamu. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Kamu dapat mempercepat loading blog WordPress Kamu dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Selalu ingat untuk memantau kecepatan loading blog Kamu secara teratur dan melakukan penyesuaian jika kita perlukan untuk memastikan bahwa blog Kamu tetap cepat dan responsif.

About Info Menarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang Android, EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

3 comments

  1. BlogOgut.com

    Boleh di coba carany mas, kebetulan saya baru dalam dunia blog dan wordpress,

    mohon bimbingan nya ya

  2. coba ah,,, abis lemot banget,, jadi sebel sendiri…
    terima kasih, semoga cara bisa menerapkan pada blog saya, soalnya saya masih new bie, hehehehe

  3. kok saya sudah coba semua di atas score nya ga ada perubahan yah gan?
    penemoatan code di htt.acces nya bebas atau gmn yah soalnya kan sblumnya udh ad code lain lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.