Home / Teknologi / 6 Cara Charge HP Yang Benar Agar Baterai HP Awet Serta Tidak Mudah NgeDrop

6 Cara Charge HP Yang Benar Agar Baterai HP Awet Serta Tidak Mudah NgeDrop

6 Cara Charge HP Yang Benar Agar Baterai Awet – Saat ini banyak hal yang dapat kita lakukan hanya dengan modal Handphone atau Smartphone. Tentunya sangat beda jauh ketika dulu pertama kali ada HP. Dulu fitur HP hanya bisa digunakan untuk telepon dan SMS. Namun fitur HP atau Smartphone saat hampir tidak terhitung. Contohnya HP masa kini bisa mengecek email, internetan, memotret, dan masih banyak lagi. Tapi sayangnya dibalik kecanggihan kelengkapan fitur tersebut umumnya Smartphone hanya memiliki waktu pakai sekitar 5 sampai dengan 6 jam saja. Masalah tersebut terletak pada baterai Smartphone.

Baca Juga : 10 Cara Membuat Password (Kata Sandi) Yang Aman Anti Maling Dan Hacker

Waktu 5 – 6 jam tersebut tentunya tidak akan cukup untuk menggunakan Smartphone seharian. Memang kenyataannya jika Smartphone lama dipakai maka baterainya akan cepat ngedrop. Tapi sebetulnya kendala tersebut masih bisa diatasi dengan melakukan cara charge HP yang benar.

6 Cara Charge HP Yang Benar Agar Baterai Awet

Dengan mempraktikkan cara pengisian baterai HP yang benar maka dipastikan akan menambah umur baterai sehingga tidak akan mudah ngedrop. Tidak peduli berapapun harga Smartphone, jika ketika chargenya tidak benar maka baterai akan cepat habis.

Berikut Cara Charge HP Yang Benar Agar Baterai Smartphone Tidak Cepat NgeDrop

Disini saya mengelompokkan kedalam 6 cara penting saja, selebihnya silakan Anda bisa cari di internet.

1. Stop Jangan Biarkan Baterai HP Habis Total (0%)

Dulu ada anggapan kalau baterai HP dibiarkan habis total maka akan menambah umur baterai. Dulu memang benar, karena bahan dasar baterai HP dulu umumnya dibuat dari bahan nikel. Melakukan charge HP setelah baterai habis sampai 0% pada baterai Smartphone saat ini sudah tidak tidak relevan lagi.

Tahukah Anda kalau bahan dasar baterai HP saat ini sudah menggunakan bahan dasar litium-ion. Tentunya bedanya bahan dasar dengan HP jadul maka cara perawatannyapun akan berbeda pula. Baterai HP yang dibuat dari bahan dasar litium-ion agar umurnya panjang dan awet maka sebaiknya Anda jangan membiarkan baterai HP sampai habis atau 0%. Daya simpan baterai HP sekurang-kurangnya 40% dan maksimal 20% harus sudah Anda charge jika tidak ingin nantinya baterai cepat ngedrop.

2. Jangan Dibiasakan Nge-Charge Baterai HP Semalaman

Kebiasaan ini hampir setiap orang melakukannya, mainin HP hingga larut malam dan sambil di-charge kemudian tertidur hingga pada akhirnya HP di-charge semalaman. Selain akan menurunkan performa keawetan baterai HP kebiasaan ngecas HP semalaman juga bisa menyebabkan tagihan listrik membengkak.

Baterai HP yang di-charge semalaman bisa menyebabkan baterai kelebihan kapasitas bahkan banyak kasus bisa menyebabkan ledakan. Lebih baik sering ngecas HP daripada Anda suka membiarkan ngecas HP padahal baterai sudah mencapai 100%. Membiarkan baterai HP sampai 0% itu tidak baik begitu juga kelamaan ngecas hingga dibiarkan sampai 100% juga baterai akan terancam kesehatannya.

Walaupun ada charge HP yang bisa memutus aliran listrik secara otomatis jika ngecas sudah penuh, namun tetap saja itu tidak baik. Hindari saja kebiasaan buruk seperti ini mulai sekarang.

3. Jangan Menyimpan HP atau Smartphone Di Tempat Yang Panas

Masih seputar baterai litium karena memang HP modern seperti saat ini bahan dasarnya terbuat dari litium. Kelemahan baterai bahan dasar litium ini salahsatunya adalah jangan sampai menyimpannya ditempat yang bersuhu panas hingga lebih dari 50 derajat celcius. Suhu panas seperti ini bisa menyebabkan baterai cepat rusak dan kalau digunakan akan cepat ngedrop. Hindari menyimpan HP ditempat yang panas seperti dibawah kaca mobil, dibawah jok motor, dan sebagainya.

4. Sebaiknya Charger HP Langsung Ke Terminal Listrik

Bukankah ini adalah kebiasaan kita kalau ketika ngecas HP maka akan langsung disambungkan ke terminal (soket) listrik? Ya memang benar! Namun saat ini ada juga alternatif lain ngecas HP bisa menggunakan USB yang disambungkan ke komputer atau laptop. Dengan metode pengisian baterai secara nirkabel ini akan menyebabkan baterai HP cepat panas. Dan tentunya kebiasaan ini adalah sebuah kebiasaan buruk juga. Jika keseringan melakukan hal ini maka bisa menyebabkan baterai HP cepat habis dayanya dan ngedrop atau akhirnya mati total.

Hindari ngecas dengan menggunakan USB ini dan tetap gunakan metode ngecas HP langsung dicolokkan ke terminal listrik saja.

5. Hindari Menggunakan Charge Bajakan

Apapaun produknya kalau bajakan maka akan sangat diragukan sekali kualitasnya. Harga boleh terjangkau namun umumnya charge bajakan ini hasul output yang dihasilkan dari daya ngecas tidak sesuai dengan yang tertera dilabelnya. Setiap baterai HP mempunyai kapasitas input listrik yang berbeda-beda dan tentunya hal ini harus sesuai dengan hasil output charge.

6. Jangan Membiasakan Nge-Charge HP Diatas Tempat Yang Empuk

Biasanya tempat yang empuk-empuk seperti kasur dan kursi akan menambah daya panas pada HP yang sedang di-charge. Contoh lainnya juga Anda harus menghindari menggunakan laptop diatas tempat yang empuk ini. Panas yang dihasilkan dari bahan empuk ini akan berdampak buruk pada kesehatan baterai HP. Coba mulai sekarang charge HP diatas tempat yang keras-keras saja, seperti lantai, meja, dan sebagainya.

Dengan mengetahui 6 Cara Charge HP Yang Benar seperti yang sudah diterangkan diatas maka bisa dipastikan baterai HP Anda bisa awet tidak mudah ngedrop. Selamat mencoba dan semoga tulisan ini bisa bermanfaat.

About InfoMenarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang Seputar EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

5 comments

  1. masalah charge kalau sudah rusak, susah banget dapet charge yang sama atau original. kira-kira rekomendasi nya gimana mas kalau begini ?

    • Rekomendasinya bisa coba tanyakan ditempat pembelian saja mas. Iya sih memang sulit mas untuk mencari charge original jika yang asli sudah rusak.

  2. penggunaan soft case atau hard case pada smartphone saat proses charging, itu dilepas atau dibiarkan terpasang ya min ?

  3. Terima kasih Informasinya jadi nambah ilmu baru.. Selama ini kalo saya mencharce HP ya hanya tinggal sambung saja ndak mikir yang lain-lain lagi. Nice Sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *