Selasa, 20 Februari 2024

Masalah Umum yang Sering Terjadi Ketika Merakit Komputer dan Solusinya

Masalah Ketika Merakit Komputer

Info Menarik – Bagi Kamu yang awam atau baru pertama kali mencoba merakit komputer sendiri, ketika menemukan sesuatu masalah yang menyebabkan komputer tidak bisa berjalan normal atau bahkan komputer menjadi tidak menyala mungkin akan sedikit kebingungan. Wajar saja karena namanya juga belum mempunyai pengalaman dan tentunya berbeda dengan mereka yang sudah ahli dalam bidangnya. Tapi tenang saja, karena pada artikel ini saya akan coba mengelompokkan berbagai macam masalah umum yang biasa terjadi ketika sedang merakit komputer. Bahkan saya akan memberikan jalan keluar/solusinya dari masalah tersebut yang biasa terjadi ketika merakit komputer.

Baca Juga : Cara Mengunci Data Penting Komputer Dengan Mudah

Bagi Kamu yang belum pernah merakit komputer sendiri, Kamu bisa membaca artikel ini sampai selesai. Karena siapa tahu kedepannya Kamu akan mengalami atau ada tuntutan untuk merakit komputer sendiri. Saat ini keberadaan komputer saya kira sudah tidak asing lagi. Hampir setiap pelosok daerah sudah memiliki komputer. Maka dari itu, untuk menghemat budget sebaiknya jika kita bermaksud membeli komputer pahami dulu masalah ketika merakit komputer serta solusinya. Walaupun sebenarnya ada juga komputer yang sudah jadi atau siap pakai. Baik itu komputer built-up atau komputer yang sudah dirakit oleh orang lain. Namun berdasarkan pengalaman komputer yang kita rakit sendiri akan jauh lebih murah.

Masalah Umum yang Biasa Terjadi Ketika Merakit Komputer

Ok, kita mulai saja pembahasannya. Masalah yang akan saya terangkan pada artikel ini, hanya masalah umum yang sering terjadi ketika merakit komputer sendiri.

1. Komputer Tidak Mau Menyala Sama Sekali

Ini adalah masalah terbesar dan biasanya masalah komputer tidak mau menyala ketika selesai kita rakit sangat jarang terjadi. Kenapa? Karena kalau memang komputer yang kita rakit adalah komputer baru, maka jauh dari kemungkinan kalau komponen komputer ada yang rusak. Kecuali kalau kita merakit komputer sendiri dengan komponen komputer serba bekas.

Sebelum memutuskan untuk menghubungi tukang servis atau toko tempat kita membeli komputer, coba cek dulu seluruh komponen komputer. Kemungkinan saja terdapat komponen yang salah kita pasang atau masalah lainnya.

1. Periksa Power Switch

Langkah pertama silakan Kamu periksa dengan cermat apakah power switch yang kita pasang salah menghubungkannya atau tidak. Apa itu power switch? Power switch adalah kabel power penghubung dari chasing CPU ke motherboard. Begitu kita tekan power yang terdapat di CPU, maka komputer akan menyala. Ini terjadi karena dari tombol power CPU ada kabel yang terhubung dengan motherboard. Nah itu namanya adalah power switch atau Power SW. Biasanya pada motherboard ada tulisan Power SW, maka itulah untuk menghubungkan power switch. Jika seandainya sudah benar menghubungkannya, coba cek dulu dengan menghubungkan langsung dua pin dalam power switch dengan kabel langsung atau obeng.

2. Cek Kembali Power Supply

Terkadang komputer yang selesai kita rakit tidak mau menyala masalah terbesarnya terdapat pada power supply. Untuk itu coba Kamu periksa kembali seluruh pin yang terdapat pada power supply atau pin yang ada di motherboard. Langkah lainnya, coba Kamu gunakan power supply yang lain yang sudah yakin kalau power supply tersebut masih bagus.

Baca Juga: 8 Tanda Kerusakan Pada Komponen Power Supply Komputer Yang Harus Diketahui

3. Periksa RAM/Memori

Bisa saja komputer tidak mau menyala masalahnya terdapat pada RAM/Memori. Perika memori dan bersihkan pin dengan penghapus 2B dan coba pasangkan kembali dengan benar. Atau mungkin saja slot memori yang terdapat di motherboard tidak mendukung dengan memori yang kita pasang sebelumnya. Maka coba Kamu pasang memori pada slot memori yang berbeda.

Baca Juga: 5 Cara Memperbaiki Memory Card Yang Rusak, Tidak Terbaca, & Minta Format

4. Cek Motherboard

Terdapat benda asing yang menempel pada motherboard dan menghubungkan dengan chasing CPU. Cek kembali apakah benar ada benda yang menghalangi sehingga komputer tidak mau menyala. Atau coba Kamu keluarkan semuanya komponen komputer dan rakit lagi di luar/tanpa chasing. Jika setelah komponen komputer bisa menyala dengan normal ketika Kamu merakit tanpa chasing, maka pasang kembali komponen komputer ke dalam chasing. Namun coba gunakan benda pembatas antara motherboard dengan chasing yang tidak menghantarkan listrik, contoh kertas.

Baca Juga: Dengan Mencuci Motherboard Dapat Memperbaiki Motherboard Yang Rusak Mati Total

5. Periksa Aliran Listrik

Kemungkinan terakhir komputer tidak mau menyala ketika kita selesai merakit komputer adalah aliran listrik yang Kamu gunakan buruk. Langkah baiknya selain Kamu bisa mencoba dengan aliran listrik lain, gunakan stabilizer/stavol untuk mengetahui apakah tegangan listriknya normal atau tidak.

2. Komputer Menyala, Namun Muncul Peringatan Disk Boot Failure

Sekarang komputer yang kita rakit sudah bisa menyala dengan normal, namun muncul lagi masalah baru. Ketika komputer kita nyalakan di layar monitor muncul peringatan Disk Boot Failure. Jangan menyerah dulu, coba kita hahas bersama-sama pada artikel ini. Penyebab peringatan Disk Boot Failure adalah karena kegagalan proses boot pada Hard disk dan CD.

Namun sebelum kita lanjutkan, pahami dulu apakah kita akan mengatur sistem boot dari Hardisk atau CD? Biasanya kalau komputer akan kita install dengan Sistem Operasi Windows, maka sistem boot yang kita pilih adalah dari CD atau Flashdisk. Namun jika kita sudah selesai melakukan install Windows, maka yang menjadi prioritas utama boot komputer adalah dari Hard disk.

Baca Juga: Cara Install Windows 11 Menggunakan Flashdisk, Lengkap dan Cocok Untuk Pemula

Selanjutnya untuk masalah Disk Boot Failure yang akan saya terangkan pada artikel ini adalah Disk Boot Failure atau kegagalan boot pada CD ketika kita mau install Windows. Karena memang setelah kita merakit komputer dan komputer sudah mau menyala maka langkah selanjutnya adalah menginstall komputer dengan sistem operasi.

1. Tentukan Prioritas Utama Boot

Setting dulu mana yang akan kita jadikan prioritas utama sebagai boot komputer. Tentu saja dalam hal ini karena kita akan menginstall sistem operasi Windows, maka yang menjadi prioritas boot kali ini adalah boot CD. Silakan Kamu lihat tulisan saya sebelumnya bagaimana cara setting prioritas boot komputer.

2. Cek Port yang Terhubung ke CD-Room

Setelah kita mengatur sistem boot CD, namun CD yang kita masukkan tidak terdeteksi sama sekali, maka muncul lagi permasalahan baru. Matikan komputer dan coba cek seluruh port yang terhubung ke CD-Room. Baik port data atau port power. Jika Hard disk dan CD-Room yang Kamu gunakan jenis ATA, maka periksa konfigurasi jumpernya. Kemungkinan setting primary dan masternya ada yang salah. Wajib untuk jenis ATA ini jangan sampai sama konfigurasi primary dan masternya.

Jika CD-Room menggunakan konfigurasi master maka hard disk gunakan konfigurasi primary. Namun jika CD-Room dan Hardisk yang Kamu gunakan bukan berjenis ATA tapi SATA, maka konfigurasi ini abaikan saja.

Selanjutnya bisa saja CD yang kita masukkan tidak bisa terdeteksi karena kepingan CD sudah tergores atau rusak. Maka dari itu coba gunakan CD lain yang kita anggap masih bagus atau belum tergores fisiknya.

3. Suara Tidak Ada

Selesai kita install sistem operasi di komputer, namun ada lagi masalah baru muncul yaitu komputer tidak bisa mengeluarkan suara (sound). Memang masalah ketika merakit komputer ini atau suara komputer tidak ada ini sering terjadi. Maka dari itu saya akan coba menjelaskannya.

1. Periksa Device Manager

Pertama Kamu cek Device Manager komputer dari My Computer klik kanan pilih Properties. Lihat device sound yang terdapat di Device Manager apakah driver soundnya sudah benar atau belum. Jika driver sound belum Kamu install dengan benar, maka akan tampil peringatan warna kuning. Maka dari itu install dulu driver sound card yang terdapat pada kepingan CD Motherboard.

Baca Juga: Download Aplikasi Pencari Driver Otomatis di PC ~ Easy Driver Pack (WanDrv)

2. Sistem Operasi yang Bermasalah

Bisa saja komputer tidak bersuara ketika selesai kita rakit dan install adalah karena sistem operasi yang bermasalah. Artinya hal ini terdapat pada koneksi port sound yang salah. Periksa seluruh port sound yang terdapat di motherborad dan Kamu bersihkan.

3. Speaker Sudah Rusak

Atau mungkin saja speaker yang Kamu gunakan sudah rusak, kabelnya putus, dan lain-lain. Coba cek menggunakan speaker lain yang Kamu anggap masih baik speakernya.

Akhirnya selesai juga pembahasan tentang beberapa masalah yang paling sering terjadi ketika kita sedang merakit komputer sendiri serta solusinya. Apakah Kamu menemukan masalah lainnya? Silakan bisa Kamu sampaikan di kotak komentar. Jangan sungkan juga untuk memberi solusi jika terdapat masalah baru yang orang lain sampaikan di kotak komentar. Berbagi ilmu itu indah dan pasti banyak manfaatnya.

About Info Menarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang Android, EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

One comment

  1. saya belum pernah sama sekali merakit komputer takut ada yang salah pasang komponennnya hha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.