Minggu, 22 Januari 2023

Daftar Kebudayaan Sehari-hari di Korea Selatan yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Info Menarik – Setiap negara pasti mempunyai kebudayaan atau kebiasaan yang turun-temurun dari generasi ke generasi berikutnya. Seperti halnya di Korea Selatan, tentu saja mempunyai kebudayaan yang biasa dilakukan juga. Apa saja itu? Pada artikel ini saya akan berbagi daftar kebudayaan sehari-hari Korea Selatan yang saya peroleh dari materi Textbook 2013 EPS-Topik.

Terlebih lagi jika Kamu saat ini sedang atau akan menempuh proses EPS-Topik Korea. Karena dengan mengetahui kebiasaan orang Korea, ketika nanti Kamu sudah bekerja di sana menjadi tidak kaget lagi. Kebiasaan orang Korea tentu saja berbeda dengan kebiasaan masyarakat di negara kita atau Indonesia.

Kebudayaan Sehari-hari di Korea Selatan

Berikut Daftar Kebudayaan Sehari-hari di Korea Selatan

Kebudayaan sehari-hari Korea Selatan atau dalam Bahasa Korea “문화” = “mun-hwa” ini say ambil secara garis besarnya saja. Kemudian untuk lebih rincinya lagi, silakan bisa Kamu cari di internet.

Jenis-Jenis Salam di Korea (한국의 인사 종류)

1. Salam Bersifat Sopan (정중한 인사)

Memberi salam sambil membungkuk badan bagian atas dengan 45º. Jenis salam seperti ini digunakan pada saat bersalaman dengan pak/bu presiden direktur atau mandor pertama kali, waktu mengucapkan terima kasih dan meminta ma’af.

2. Salam Bersifat Biasa (보통의 인사)

Memberi salam sambil membungkuk badan bagian atas dengan 30º. Biasanya digunakan pada saat memberi salam kepada atasannya.

3. Salam Bersifat Ringan (가벼운 인사)

Memberi salam sambil membungkuk badan hanya sedikit. Ketika bertemu kembali atasannya atau lebih dari dua kali di tempat seperti lorong atau lift.

4. Catatan untuk Memberi Salam (인사할 때 주의할 점)

Tidak sopan kalau memberi salam sambil melambaikan tangan kepada atasan atau rekan kerja yang lebih tua. Kemudian tidak sopan juga kalau memeluk atau menaruh tangan di atas bahu atasan atau rekan kerja yang lebih tua. Jika memberi salam kepada anak kecil, tidak perlu membungkukkan kepala atau badan.

Cara Menyapa di Korea (한국의 호칭)

Di Korea tidak menyebut nama orang yang lebih tua daripada saya. Walaupun bukan saudara kandung, sering menggunakan panggilan seperti “형” = “hyeong” (kakak laki-laki bagi laki-laki), “오빠” = “oppa” (kaka laki-laki bagi perempuan), “누나” = “nuna” (kakak perempuan bagi laki-laki), “언니” = “eoni” (kakak perempuan bagi perempuan).

Kemudian di perusahaan lebih baik memanggil nama jabatannya seperti “사장님” = “sajangnim” (pak/bu Presiden Direktur), “반장님” = “panjangnim” (pak/bu Mandor).

Lalu orang Korea kadang memanggil karyawan di rumah makan atau toko dengan menggunakan panggilan keluarga seperti “언니” = “eoni” (kakak perempuan bagi perempuan, “이모” = “imo” (tante).

Hari-hari Istimewa di Korea (한국의 특별한 날)

1. Ulang Tahun

Di Korea sangat mementingkan hari ulang tahun pertama dan dan juga yang ke-60. Hari ulang tahun pertama, yaitu hari kelahiran genap 1 tahun sejak lahir disebut “돌” = “dol”, dan pesta hari ulang tahun ini disebut “돌잔치” = “doljanchi”.

Ketika mengadakan”돌잔치” = “doljanchi”, orang tua bayi dan sanak saudara berkumpul lalu mengucapkan selamat dan mendo’akan panjang umurnya. Dan hari ulang tahun ke-60 disebut “환갑” = “hwan-gap”, waktu “환갑잔치” = “hwan-gap janchi” keluarga dan sanak saudara berkumpul lalu mengucapkan selamat dan mendo’akan panjang umurnya.

Pada saat hari ulang tahun di Korea juga biasanya keluarga atau teman-temannya mengucapkan selamat dan mengadakan pesta hari ulang tahun serta menyiapkan makanan yang enak dan kue hari ulang tahun. Dan orang Korea pada umumnya makan “미역국” = “miyeok-kuk” / sop rumput laut, pada hari ulang tahun.

2. Gaji Pertama

Apabila menerima gaji pertama di Korea, memberi hadiah kepada orang tua atau orang-orang yang sering membantu dia dan mentraktir kepada teman-temannya juga.

Kemudian apabila menerima gari pertama, khususnya memberi pakaian dalam berwarna merah (“빨간 내복” = “ppalgan naebok”) kepada orang tuanya supaya orang tuanya tidak kedinginan dan sehat pada musim dingin.

Tapi zaman sekarang jarang ada yang pakai pakaian dalam jadi lebih cenderung memberi uang tunai, suplemen atau kosmetik atau pakaian.

Ukuran Sepatu dan Pakaian di Korea (한국의 옷 과 신발 치수)

1. Ukuran Sepatu

Ukuran sepatu dan pakaian di Korea berbeda dengan Eropa, Amerika dan Kanada. Untuk ukuran sepatu biasanya menggunakan mili meter (mm).

Untuk ukuran sepatu bagi perempuan di Korea biasanya dominan 230, 235. Kemudian dan ukuran sepatu laki-laki dominan 270, 280;

2. Ukuran Pakaian

Sedangkan ukuran pakaian perempuan Korea menggunakan angka 44, 55, 66, 77 dan bagi laki-laki menggunakan abjad bahasa Inggris seperti S, M, L, XL, XXL.

Biasanya kaum perempuan sering memakai ukuran 55, 66 dan kaum laki-laki sering memakai ukuran L, XL.

3. Satuan Berat dan Luas

Di Korea untuk mengukur satuan berat menggunakan “근” = “geun” dan satuan luas menggunakan “평” = “phyeong”. Korea menggunakan satuan kg, g, m² secara hukum, akan tetapi menggunakan juga satuan seperti “근” = “geun” dan “평” = “phyeong”.

Menggunakan “근” = “geun” biasanya pada saat mengukur berat daging, sayur-sayuran dan buah-buahan, 1 근 daging adalah 600 gram dan 1 근 sayur-sayuran adalah 400 gram.

Kemudian penggunaan satuan “평” = “phyeong” sering orang Korea gunakan pada saat mengukur rumah, 1 평 adalah 3.3 m².

Prosedur dan Etika Kunjungan di Korea (한국의 방문 예절 과 방문 절차)

1. Prosedur Kunjungan

Ketika mau berkunjung di Korea Selatan harus menelepon terlebih dahulu untuk konfirmasi kunjungan. Kemudian menentukan jam kunjungan serta mencari atau menentukan tempat kunjungan.

2. Etika Kunjungan

Orang Korea biasanya membawa hadiah pada saat mengunjungi rumah orang. Orang Korea menganggap ini sebagai “정” = “jeong” (keterikatan hati dalam hubungan manusia), meskipun hadiahnya sederhana. Tidak beretika bila mengunjungi rumah terlalu malam atau pagi.

Kalau di kantor, harus mengetuk pintu terlebih dahulu. Kemudian kalau di rumah, harus menekan tombol bel. Setelah itu tunggu izin masuk. Ketika mengunjungi rumah orang Korea, harus melepaskan sepatu di pintu masuk kemudian masuk ke dalam.

Saat berkunjung masakan yang sudah tersedia bisa Kamu nikmati asal tidak pilih-pilih makanannya, dan tidak boleh meminta sesuatu yang bersifat tidak beretika.

Kunjungannya tidak boleh sampai larut malam, lalu mengucapkan “terima kasih atas undangannya (“초대에 대한 감사합니다” = “chodae-e daehan kamsahamnida”) pada saat pulang. Kalau tamu datang ke rumah, menjemput di depan rumah. Dan kalau tamu pulang ke rumahnya, mengantarkan tamu ke depan rumah.

Baca Juga: Makanan Korea Selatan yang Halal dan Paling Terkenal

3. Syukuran Rumah Baru di Korea

Orang Korea mengundang saudara atau temannya ke rumah yang baru ditempati atau dihuni oleh pengantin. Acara ini disebut “집들이” = “jipdeuri” yang artinya syukuran rumah baru.

Orang Korea biasanya membawa hadiah “세제” = “seje” atau sabun deterjen. Atau bisa membawa hadiah “두루마리 휴지” = “durumari hyuji” atau tisu gulung. Deterjen dianggap bisa mendatangkan rezeki seperti busa, tisu gulung dianggap bisa membawa kelancaran seperti gulungan.

Hari Raya Besar di Korea (한국의 명절)

1. Tahun Baru (설날)

Seolnal (설날) adalah hari pertama tahun baru secara kalender bulan. Kemudian orang Korea merayakan hari tersebut. Sembahyang kepada nenek moyang dan melakukan Saebae (세배) kepada sanak saudara atau sesepuh.

Kalau melakukan Saebae (세배) akan menerima Angpao (세뱃돈) atau mendengar kata-kata harapan dan do’a. Masakan yang paling terkenal pada acara Seolnal (설날) adalah Teokguk (떡국).

2. Cap Go Meh (정월대보름)

Cap Go Meh (정월대보름) adalah tanggal 15 bulan pertama secara kalender bulan, hari ini terbit bulan purnama. Hari ini ada tradisi ‘Jual Panas’ (더위팔기) kepada teman dan makan kacang-kacangan seperti kacang tanah atau walnut (kacang kenari) dan minum-minuman beralkohol dengan harapan tidak sakit telinga sepanjang tahun. Masak nasi bercampur 5 jenis biji-bijian (오곡밥) dan masak dan makan sayur-sayuran yang sudah dikeringkan.

3. Hari Raya Panen (추석)

Chuseok (추석) adalah tanggal 15 bulan 8, hari ini disebut juga ‘Palwoldaeboreum’, ‘Hangawi’. Pada hari Chuseok juga berziarah dan sembahyang kepada nenek moyang. Di hari Chuseok masak nasi yang baru panen dan bikin (송편) ‘Teok yang terbentuk menyerupai bulan sabit’ .

Bersama keluarga memandang bulan purnama (달맞이). Orang sering ucapkan tentang Chuseok “tak perlu berlebihan, dan tak perlu berkekurangan, hidup itu diharapkan seperti Chuseok’ (더도 말고 덜도 말고 한가위만같아라).

4. Cara Melakukan Salam Terhormat (절하는 법)

Pada hari raya biasanya memakai Hanbok (한복) khususnya melakukan Jeol. Hanbok adalah pakaian tradisional Korea. Perempuan memakai (치마저고리) = baju bagian atas untuk perempuan. Laki-laki memakai (바지저고리) = baju bagian atas untuk laki-laki. Hanbok tidak mempunyai kancing. Baju bagian atas diikat dengan (옷고름) = tali baju, dan rok atau celana menggunakan tali.

Budaya Makan Bersama di Korea (한국의 회식문화)

1. Apa itu Hwesik? (회식이란?)

Hwesik adalah acara makan bersama setelah orang-orang berkumpul. Melalui acara ini bisa menjadi akrab dengan orang yang tidak akrab sehari-hari atau orang yang hanya bertemu karena urusan pekerjaan.

Melalui Hwesik bisa melepaskan stress karyawan, menghapus unsur konflik antar pribadi atau departemen dari perusahaan, maka bisa meningkatkan efisiensi produksi.

2. Etika di tempat minum (술자리 예절)

Kalau kita hadir pada acara Hwesik, bukan hanya makan saja tetapi ada juga minum-minuman beralkohol. Jenis minuman beralkohol tergantung dengan menu, bisa minum Soju, kadang minum Bir, ada juga minum Makgeolri. Makgeolri adalah minuman tradisional Korea.

Apabila tidak minum-minuman beralkohol dengan alasan agama, lebih baik sebelumnya meminta pengertian kepada orang-orang. Jika terima minuman beralkohol walaupun tidak minum, cium cangkir dulu kemudian menaruh di atas meja, jangan langsung meletakkan cangkirnya di meja.

Kita harus mempunyai etika pada saat minum bersama atasan. Di acara minum bersama atasan, sedikit berbeda dengan cara menerima minuman dan cara mengajak minum bersama teman atau kawan.

Berikut beberapa etika pada saat minum bersama dengan atasan:

  1. Pada saat menuangkan minuman kepada atasan (상사 에게 술을 따를 때). Dengan satu tangan pegang botol dan gagangnya dengan tangan yang lain menopang botol lalu tuangkan minuman beralkohol dengan sopan;
  2. Pada saat menerima minuman dari atasan (상사 에게 술을 받을 때). Menggunakan kedua tangan untuk kita pegang cangkir atau menopang botol dengan tangan kiri lalu terima minuman dengan tangan kanan dengan sopan, pada saat menerima minuman;
  3. Pada saat minum di depan atasan (상사 앞에서 술을 마실 때). Jangan minum dengan posisi yang berhadapan, balikkan badan atau kepala dari atasan yang menuangkan.

Beberapa Budaya Lainnya Masyarakat di Korea

1. Kelahiran (출생)

Menurut adat Korea lebih baik tidak mengunjungi rumah bayi yang baru lahir selama 21 hari. Ibunya bersantai sampai pulih sambil makan sop miyeok (미역국). Kemudian memberitahukan lahirnya bayi dengan memasang tali (금줄) terbuat dari jerami, diikat cabe dan arang-arang di depan rumah.

2. 100 Hari Ulang Tahun Pertama (백일과돌)

Mengadakan pesta 100 hari dan ulang tahun pertama ketika usia bayi 100 hari dan ulang tahun pertama sejak lahir (돌잔치). Keluarga hadir menyediakan cincin emas (금반지) atau hadiah. Melakukan (돌잡이) untuk memprediksi masa depan bayi.

3. Pernikahan (결혼)

Surat undangan pernikahan adalah Cheongcheobjang (청첩장) dalam bahasa Korea. Para tamu memberikan amplop (축의금) dan makan bersama. Akhir-akhir ini lebih cenderung memilih pernikahan gaya barat yang memakai weding dress (웨딩드레스) daripada pernikahan tradisional.

4. Acara Memperingati Nenek Moyang (제사)

Apabila anggota keluarga meninggal dunia, mengadakan (제사) pada hari meninggal dunia. Ada hidangan Jesa tradisional, tapi akhir-akhir ini menyiapkan masakan yang almarhum sukai semasa hidup. Jesa yang dilakukan pada hari raya disebut Charyeo (차례).

5. Pemakaman (장례)

Lebih baik memakai pakaian berwarna hitam pada saat diundang ke acara pemakaman. Kita harus mengucapkan ‘turut berduka cita’ (얼마나 해통하십니까?) kepada keluarga almarhum . Bagi yang akrab dengan keluarga almarhum, mendampingi keluarganya semalaman di rumah almarhum.

Secara tradisi orang Korea yang meninggal akan di makamkan di tanah. Tapi akhir-akhir ini orang meninggal akan di kremasi kemudian disimpan di tempat penyimpanan khusus kremasi.

Baca Juga: Sejarah Bahasa Korea Awal Mula Tercipta Huruf Hangeul Oleh Raja Agung Sejong

Mungkin hanya saja beberapa kebudayaan sehari-hari di Korea Selatan. Semoga artikel ini bermanfaat terutama bagi Kamu yang ingin berkunjung atau bekerja di Korea Selatan.

About Info Menarik

Berbagi Info & Tips Trik Menarik tentang Android, EPS-Topik Korea, Kesehatan, Microsoft Office, Pendidikan, Photoshop, Software, Teknologi, WordPress Terlengkap dan Gratis.

29 comments

  1. Kebanyakan nih tulisannya, mungkin bisa dijadikan beberapa artikel nih. :)

  2. terima kasih perkongsiannya. perayaan sambut tahun bari dan cap goh meh tu mungkin ada persamaan dgn Cina tempat kita.

    • Betul mas, sebagian memang ada kesamaan kebudayaan dengan Cina. Dan memang Cina, Jepang, Korea sepertinya masih satu rumpun …

  3. keren sob artikelnya,,jadi nambah wawasan nih..

  4. Valentino Febrian Saputra | Official Website

    Saya baru tahu mas, ternyata kayak gni juga kebudayaan sehari2 korea selatan.
    Kok bisa dapet bahasa kayak gtu mas, keren nih.. hehe..

    • iya mas, unik juga kebudayaan korea selatan sehingga saya tertarik untuk posting artikelnya …

  5. hampir nggak ada yg sama dengan kebudayaan indonesia yamas.
    jadi menambah wawasan saya dengan adat kebudayaan orang korsel.makasih sharingnya mas

    • Betul mas, kebudayaan Korea memang unik-unik dan mungkin ada kesamaan dengan negara Cina dan Jepang …

  6. komplit banget mas koreanya, budaya masih jalan ya sampai sekarang?
    kalo di indonesia budaya yang bikin ribet udah mulai di tinggalin kayaknya..

    • Ya mas seharusnya kita sebagai Warga Negara yang baik harus bisa mempertahankan budaya-budaya leluhur, dan jangan sampai budaya kita dicuri ileh negara lain …

      • Kebiasaan membungkuk yang dilakukan oleh warga korea ternyata hampir sama dengan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang jepang pada umumnya ya mas.
        Khusus untuk catatan nomer 4 kalau di Indonesia melambaikan tangan berarti menyerah mas atau tidak kuat.Biasanya diterapkan di dunia lain. hehe :-)

        • Ya begitu mas, dan ternyata saya juga baru tahu kalau dalam membungkuknya orang Korea ada aturannya, tidak sembarang membungkuk … :)

  7. memang korea menarik, dan lebih menarik lagi mereka bisa bikin boys band dan girls band menjadi devisa bagi negaranya. indonesia bagaimana?

    • Indonesia mungkin hanya menjadi TKI di Korea, karena itupun secara tidak langsung sebagai Pahlawan Devisa negara juga … :)

  8. Di sana pas pernikahan ada sistem amplop juga toh.

  9. Siiiiiiiiip banget mas artikelnya…..semoga part 2 segera muncul dan lebih menarik.
    감사함니다

  10. Sya juga perna membaca tuisan diatas di buku EPS-TOPIK 2013 tapi dalam versi hangeul. Sangat bermanfaat artikelnya kita bisa belajar budaya korea tnpa harus belajar bahasa korea terlebih dahulu. Terimakasih penulis.

  11. Mas, emang pernah tinggal di Korea ya? Jago deh pengetahuam Koreanya jg penguasaan bahasanya. Mas, boleh minta alamat emailnya

  12. lengkap banget mas.. jadi pengen berkunjung ke korea. semoga jadi panduan bagi saya bisa mempeljarinya.

  13. Mas, kalau anak-anak mudanya di Korea Selatan bagaimana? Apakah ulet, rajin atau semacamnya gitu atau seperti anak-anak muda di Indonesia yang, mohon maaf, malas-malas seperti saya? Saya penasaran sekali…😊🙏🙏

  14. Maaf, Mas, kalau anak-anak muda di Korea Selatan itu rajin-rajin, ulet, dan disiplin atau seperti anak-anak muda di Indonesia yang, mohon maaf, malas-malas seperti saya? Saya penasaran sekali. Mohon pengetahuannya, Mas..😊🙏🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.